Wibawa News


  • 27 November 2015 | 15:19 WIB
  • 02560 Kali Dilihat

Pangalengan akan Dibangun Ibarat Kota Shanghai, Soreang Ibarat Kota Beajing

 Pangalengan akan Dibangun Ibarat Kota Shanghai, Soreang Ibarat Kota Beajing
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, berdialog dengam peserta Pendidikam dan Latihan (Penlat) Jurnalistik untuk umum, yang diselenggarakan PWI Kab. Bandung, di Hotel Antik, Soreang, Kab. Bandung, Kamis (26/11). (FT. deddy r.)

Dadang Naser Kirim 16 Tenaga Ahli Tata Ruang dan Tata Kota ke Australia

SOREANG, (WN.net)-- Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, akan membangun dua kota modern di Kabupaten Bandung, yang bisa "hidup" 24 jam. Rencana pembangunan kedua kota itu, yakni Kota Pangalengan dan Kota Soreang.
"Saat ini di Kabupaten Bandung belum ada kota yang hidup 24 jam. Ke depan saya akan membangun kota yang hidup 24 jam," kata Dadang Naser, saat berdialog dengan puluhan peserta Pendidikan dan Latihan (Penlat) Jurnalistik yang diselenggarakan PWI Kabupaten Bandung, di Hotel Antik, Jl Soreang-Cipatik, Soreang, Kab Bandung, Kamis (26/11).
Dalam Sesi "Ngawangkong Jeung Inohong" ini, Dadang Naser mengatakan mempunyai mimpi Kota Pangalengan akan dijadikan Kota Satelit dan Kota Soreang akan dijadikan Kota Baru Soreang.
"Saya punya mimpi untuk menciptakan dua kota ini seperti dua kota di Cina, yaitu Beajing dan Shanghai," jelas Dadang Naser.
Kota Pangalengan, kata Dadang, sebagai kota lama atau diibaratkan Shanghainya dan Soreang sebagai kota baru atau Beajingnya. Perpaduan dua kota ini diharapkan menjadikan Kabupaten Bandung sebagai  kabupaten terdepan di Jawa Barat dan menjadi daya tarik tujuan wisata mancanegara. Untuk mewujudkan impiannya itu, Dadang Naser telah mengirim 16 tenaga ahli tata ruang dan tata kota ke Australia.
Dalam kesempatan itu Dadang juga menyampaikan beberapa hal pembangunan yang dilaksanakan selama dirinya memimpin Kabupaten Bandung. Seperti infrastruktur jalan yang tadinya rusak, sudah 80% diperbaiki. "Panjang jalan di Kabupaten Bandung itu mencapai 1.300 km, bisa tiga hari kalau kita mau keliling, beda dengan Kota Bandung atau Cimahi. Sekarang tinggal 20 persen lagi yang belum diperbaiki," ujar Dadang, menjawab pertanyaan seorang peserta.
Dikatakan Dadang, Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung paling tinggi di antara kabupaten lain di  Jabar. Angka kemiskinan yang dulu mencapai 11%, sekarang turun menjadi 7%. Mengenai tata kelola pemerintahan sesuai visi dan misi, melakukan penataan atau tata kelola birokrasi dan sumberdaya yang baik. Pelayanan publik telah ditingkatkan lebih baik lagi, melalui reformasi birokrasi.

"Tingkat kebocoran kita tekan. Misalnya pajak yang dulu banyak bocor, sekarang sudah lebih baik lagi. Ini salah satunya berkat siraman rohani secara rutin terhadap pegawai di lingkungan Pemkab Bandung," ujar Dadang, yang mengaku sudah cuti menjelang pilkada serentak yang akan berlangsung 9 Desember 2015.
Kegiatan Penlat Jurnalistik PWI Kabupaten Bandung yang bekerjasama dengan PGE Kamojang ini, diikuti 40 orang peserta dari kalangan wartawan, pelajar, pegawai, dan masyarakat umum lainnya dari Cimahi, Kota Bandung, dan Bandung Barat.

Penlat yang berlangsung sehari penuh ini, menurut Ketua PWI Kab. Bandung, Teti RK, dibuka Ketua Bidang Pendidilan PWI Jawa Barat, Suherlan. Suherlan sekaligus sebagai narasumber dengan membawakan materi  tentang dasar-dasar jurnalistik, kode etik jurnalistik. Terkait UU No. 40 tahun 1999, tentang Pers, menghadirkan pemateri H. Agus Dinar, dari Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Jawa Barat.* deddy ruswandi

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    20 Oktober 2018 | 09:17 WIB

    Anggota Dewan Kaget, di Padasuka Banyak Anak Putus Sekolah

    SOREANG, (WN.net) -- Sungguh ironis dengan program pendidikan. Di zaman sekarang, ternyata masih banyak orangtua yang kurang respek terhadap pendidikan anaknya. Terutama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Di Desa ...

  • Pemerintahan
    17 Oktober 2018 | 08:33 WIB

    Anang Susanto Minta Pengguna Anggaran Kerja Lebih Serius

    SOREANG, (WN.net) -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Ir. H. Anang Susanto, MSi., meminta para pengguna anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung benar-benar bisa memanfaatkan ...

  • Pemerintahan
    16 Oktober 2018 | 08:15 WIB

    Reses, Dadan Konjala Usung Program SLRT

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota DPRD yang satu ini manfaatkan masa reses melalui program pusat kesejahteraan sosial (Puskesos) yang dibentuk melalui sistem layanan rujukan terpadu (SLRT). "Mengapa saya mengusung Puskesos, karena merupakan ...

  • Pemerintahan
    14 Oktober 2018 | 16:08 WIB

    Agus Syamsu Memilih Reses dengan Warga "Milenia"

    SOREANG, (WN.net) -- Setelah melakukan serangkaian kegiatan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung kini memasuki masa reses masa sidang I tahun 2018. Reses dilakukan di masing-masing daerah pemilihan ...

  • Pemerintahan
    11 Oktober 2018 | 08:39 WIB

    Sampai Detik Ini Kab. Bandung Belum Memiliki TPA

    SOREANG, (WN.net) -- Sampai detik ini Kabupaten Bandung belum memiliki tempat pembuangan akhir (TPA). Bahkan dalam setiap rapat pembahasan, seperti RKPD KUA APPS RAPBD, upaya pembangunan TPA itu selalu didiskusikan. "Saat ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net