Wibawa News


  • 13 Januari 2016 | 22:29 WIB
  • 02979 Kali Dilihat

Akibat Banjir, Arus Lalu-Lintas Ciparay-Majalaya Sempat Terputus

 Akibat Banjir, Arus Lalu-Lintas Ciparay-Majalaya Sempat Terputus
Hujan yang mengguyur sepanjang sore hingga malam kemarin, mengakibatkan banjir di beberapa wilayah. Banjir juga mengenangi Jalan Raya di sekitar Kampung Cidawolong, Desa Biru, Kec. Majalaya, Kab. Bandung, sepanjang hampir 1 km dengan ketinggian air antara 30- 70 cm. ( Foto; deddy r)

SOREANG, (WN.net)-- Hujan yang mengguyur sejak siang hinga malam hari, Rabu (13/1), mengakibatkan banjir di sejumlah daerah di Kabupaten Bandung.  Banjir antara lain terjadi di Kampung Cangkuang  dan Cidawolong, Desa Biru, Kecamatan Majalaya.

Banjir  yang terjadi di Desa Biru ini,  menggenangi badan Jalan Raya antara Ciparay-Majalaya, terutama di sekitar Kampung Cangkuang dan  Kampung Cidawolong, Desa Biru, dengan ketinggian air mencapai antara 30-70 cm. 

Badan jalan yang tergenan air di daerah itu mencapai sekitar satu kilo meter. Akibatnya, arus lalu-lintas antara Ciparay dan Majalaya sejak sore hinga malam hari, sempat  terputus. Kendaraan dari arah Ciparay atau sebaliknya dari arah Majalaya, sebagian tidak bisa melewati daerah tersebut karena genangan air yang cukup tinggi, bahkan ada sejumlah kendaraan yang terjebak banjir karena memaksakan untuk melintasi genangan air .

Tidak heran bila arus lalu-lintas di sepanjang jalan sekitar itu mengalami kemacetan. Kendaraan, khususnya roda dua, banyak yang tidak bisa melewati jalan tersebut. Tidak sedikit pula yang  terpaksa didorong karena mogok akibat terjebak banjir.

Untuk menghidari banjir, sejumlah kendaraan yang akan menuju Majalaya atau sebaliknya, terpaksa mencari jalan alternative, meski harus  berputar cukup jauh.

“Ya terpaksa  harus lewat jalur alternatif meski  cukup jauh, daripada terjebak banjir,” kata Agus, seorang warga yang  hendak menuju Soreang.

Musibah banjir ini tampak dimanfaatkan sejumlah warga untuk mengais rejeki, terutama anak-anak, dengan jasa  mendorong kendaraan yang mogok akibat terjebak banjir, dengan imbalan sukarela.

Tidak hanya badan jalan, banjir di situ menggenangi sejumlah permukiman penduduk dan beberapa pabrik.  Namun hingga sore, belum diketahui pasti jumlah rumah penduduk yang tergenang banjir.

Menurut salah seorang warga, banjir yang terjadi di Desa Biru ini, akibat meluapnya Sungai Cidawolong.                                   

“Banjir terjadi sejak pukul 14.00, akibat meluapnya Sungai Cidawolong, setelah hujan deras,” ujar warga.

Camat Majalaya, Yosep, membenarkan bila banjir yang menggenangi badan jalan dan permukiman  penduduk di daerah itu akibat meluapnya Sungai Cidawolong.

Yosep mengatakan, aliran sungai tersebut sudah terjadi penyempitan dan pendangkalan akibat sadimentasi.

“Drainasenya tidak terawat, terjadi penyempitan dan pendangkalan, tidak heran bila sungai itu airnya meluap, pasti banjir, tetapi biasanya air cepat surut,” kata Yosep, ketika ditemui di kantornya, Kecamatan Majalaya.

Jalan di sekitar itu, imbuh Yosep, merupakan jalan provinsi, sehingga kewenangannya ada di provinsi.  “Kita tidak punya kewenangan, itu provinsi, termasuk perawatan drainase,” ujarnya.

Selain di Desa Biru, banjir terjadi di beberapa daerah langganan banjir. Khususnya di kawasan Cieunteung dan Andir, Baleendah. Di dua daerah ini, akibat hujan yang mengguyur sepanjang hari, air mulai menggenangi pemukiman penduduk, dengan ketinggian antara 30-70 cm. Namun hingga kemarin, belum ada laporan resmi dari pihak terkait, berapa jumlah rumah yang tergenang. * dedy r

Berita Lainnya

  • 11 Oktober 2018 | 07:50 WIB

    Asep Syamsudin: Soal Citarum Harum Harus Ada Solusi Cerdas

    SOREANG, (WN.net)-- Masalah lingkungan di Kabupaten Bandung saat ini masih menjadi sorotan. Salah satu sorotan juga muncul dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, H. Asep Syamsudin, S.Ag. "Sebetulnya ...

  • 20 Desember 2017 | 17:37 WIB

    PT. Pertamina Serahkan Pengalihan PI ke BUMD Jabar

    BANDUNG, (WN.net) --  Sesuai amanat Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 37 Tahun 2016, PT. Pertamina Hulu Energi Offshore Nort West Java (PHE ONWJ), kontraktor  di bawah ...

  • 23 Januari 2017 | 21:21 WIB

    Sia-sia Pendidikan Tinggi tidak Diimbangi Ketaqwaan

    BANDUNG, (WN.net) -- Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., berpesan untuk menjadi orang yang pandai di muka bumi ini bukan hanya dinilai dari jenjang pendidikan yang telah ...

  • 23 Januari 2017 | 21:07 WIB

    Para Dai akan Tausiyah Dalam Bus Kota

    BANDUNG, (WN.net) -- Sebagai kota yang Islami, Kota Bandung terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal di bidang religi. Tidak hanya di tempat ibadah warga Bandung mendengarkan tausiah, tetapi di dalam ...

  • 13 April 2016 | 18:34 WIB

    DPRD Jaring Informasi Dana Cadangan Daerah Pemilukada

    INDRAMAYU, (WN.net) -- Badan Pembentukan Perda Provinsi (BP-Perda) DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis (7/4), melakukan lawatan ke Pemda Kabupaten Indramayu. Tim BP-Perda DPRD Jabar yang diwakili Abdul Muis diterima oleh ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net