Wibawa News


  • 04 Januari 2017 | 19:31 WIB
  • 02800 Kali Dilihat

Ribuan Pejabat di Pemkab Bandung Segera Menempati SOTK Baru

 Ribuan Pejabat di Pemkab Bandung Segera Menempati SOTK Baru
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, SH., MIP, melantik para pejabat baru di Gedung Moh. Toha, Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung, Soreang, Selasa siang (3/1). * deddyra

SOREANG, (WN.net) -- Mutasi besar-besaran pejabat di lingkungan Pemkab Bandung akan bergulir di awal tahun baru 2017 ini.

Setidaknya ada 1.349 orang pejabat struktural akan mengisi Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru di Pemerintah Kabupaten Bandung. Mulai dari jabatan pimpinan tinggi pratama setingkat kepala dinas, asisten, hingga jabatan administrator atau kepala bagian, kepala bidang hingga kepala sub seksi, tampaknnya akan di-rolling.

Pengisian perangkat SOTK baru itu, telah digulirkan yang ditandai dengan prosesi pelantikan dan sumpah jabatan bagi 139 orang jabatan tinggi pratama dan jabatan administrator, pengawas, serta serah terima jabatan urusan pemerintahan, aset, pertanahan dan persandian di lingkungan Pemkab Bandung.

Upacara pelantikan dan sumpah jabatan dilakukan Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, SH., MIP, di Gedung Moh. Toha, Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung, Soreang, Selasa siang (3/1).

Hadir dalam acara itu Wakil Bupati Bandung,  H. Gun Gun Gunawan; Sekretaris Daerah, H. Sofian Nataprawira MP; pimpinan DPRD Kabupaten Bandung, Dandim, Polres, Kejakaaan Negeri Bale Bandung, serta para tamu undangan lainnya.

"Semua jabatan struktural yang ada di Kabupaten Bandung sesuai Perda No 12  tahun 2016, seluruhnya ada 1.349 orang. Sesi pertama yang dilantik hari ini sebanyak 139 orang dan tersisa sekitar 1.200 orang,, terutama jabatan pengawas atau dulu eselon IV itu hampir 1.118 orang," kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bandung, Drs. H. Erick Juriara E., M.Si, usai pelantikan.

Kaitan pelantikan jabatan yang dinilai lamban, menurut Erick, justru ini proses percepatan. Proses awal dalam transisi ketika perubahan perangkat daerah yang baru, sehingga dalam mengantisipasi pengelolaan anggaran tentunya harus diambil langkah kah ini, di antaranya pelantikan perangkat daerah untuk mengisi pada sesi-sesi  personil dalam organisasi yang strategis.

Kaitan itu, kata Erick, dalam waktu dekat pihaknya melalui tim Baperjakat akan segera memproses 1.200 pejabat untuk kemudian dilantik dan diambil sumpahnya.

"Mudah-mudahan dalam minggu-minggu ini kita bisa melakukan pelantikan, namun waktunya belum ditentukan," jawab Erick.

Erick mengatakan, ada beberapa SOTK baru yang tersendiri dan harus melalui kebijakan Mendagri, seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, yang harus melalui Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil. Kemudian Pemadam Kebakaran yang sebelumnya unit dari Dispertasih, kini tersendiri menjadi Dinas Kebakaran denganTipe C. Pertimbangannya, karena menyangkut ketentraman dan ketertiban sesuai amanat UU Nomor 23 tahun 2014.

Hal sama disampaikan Sekretaris BKPP, Drs. Yani Sujaryadi  Setiawan, MM.

Menutut Yani, proses pengisian jabatan hingga pelantikan SOTK baru akan dilakukan secepatnya.

"Diharapkan dua minggu ke depan proses tersebut bisa selesai, karena menyangkut anggaran dan pelayanan, menyangkut semuanya sesuai PP nomor 18 tahun 2016," papar Yani.

Yani juga menjelaskan, ada beberapa urusan dalam SOTK baru ini yang berubah. Di antaranya Bagian Humas Setda Kabupaten Bandung akan dilebur dan kehumasan akan berada di Dinas Kominfo, serta di Setda akan ditambah dari 12 kepala bagian menjadi 13 kepala bagian, yaitu Bagian Infrastruktur yang Kepala Bagiannya dijabat Ahmad Kosasih, yang sebelumnya Kabag Humas.

Sedangkan pejabat tinggi pratama yang dilantik setingkat kepala dinas, di antaranya, Ir. H. Hermawan dari jabatan lama Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, jabatan baru menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM; Ir. H. Agus Nuria Agusanas M.Si, sebelumnya Kepala Dinas Bina Marga menjadi Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang. Kemudian Dra. Hj. Popi Hopipah M.Si., yang semula Kadis Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, menjadi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian; Ir. H. A. Tisna Umaran MP,  yang semula Kadis Pertanian Perkebunan dan Kehutanan menjadi Kadis Pertanian; Ir. Ati Witartih dari Kepala Badan Penanggulangan Lingkungan Hidup (BPLH) menjadi Kepala Dinas Komonikasi Informatika dan Statistik.

Selain kepala dinas, Bupati melantik sejumlah camat yang dirotasi dan menempati jabatan baru. * deddyra

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    20 Oktober 2018 | 09:17 WIB

    Anggota Dewan Kaget, di Padasuka Banyak Anak Putus Sekolah

    SOREANG, (WN.net) -- Sungguh ironis dengan program pendidikan. Di zaman sekarang, ternyata masih banyak orangtua yang kurang respek terhadap pendidikan anaknya. Terutama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Di Desa ...

  • Pemerintahan
    17 Oktober 2018 | 08:33 WIB

    Anang Susanto Minta Pengguna Anggaran Kerja Lebih Serius

    SOREANG, (WN.net) -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Ir. H. Anang Susanto, MSi., meminta para pengguna anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung benar-benar bisa memanfaatkan ...

  • Pemerintahan
    16 Oktober 2018 | 08:15 WIB

    Reses, Dadan Konjala Usung Program SLRT

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota DPRD yang satu ini manfaatkan masa reses melalui program pusat kesejahteraan sosial (Puskesos) yang dibentuk melalui sistem layanan rujukan terpadu (SLRT). "Mengapa saya mengusung Puskesos, karena merupakan ...

  • Pemerintahan
    14 Oktober 2018 | 16:08 WIB

    Agus Syamsu Memilih Reses dengan Warga "Milenia"

    SOREANG, (WN.net) -- Setelah melakukan serangkaian kegiatan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung kini memasuki masa reses masa sidang I tahun 2018. Reses dilakukan di masing-masing daerah pemilihan ...

  • Pemerintahan
    11 Oktober 2018 | 08:39 WIB

    Sampai Detik Ini Kab. Bandung Belum Memiliki TPA

    SOREANG, (WN.net) -- Sampai detik ini Kabupaten Bandung belum memiliki tempat pembuangan akhir (TPA). Bahkan dalam setiap rapat pembahasan, seperti RKPD KUA APPS RAPBD, upaya pembangunan TPA itu selalu didiskusikan. "Saat ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net