Wibawa News


  • 31 Desember 2017 | 00:03 WIB
  • 00117 Kali Dilihat

Dewan Minta PDAM Utamakan Pelayanan

 Dewan Minta PDAM Utamakan Pelayanan

SOREANG, (WN.net) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung meminta agar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami tekankan pada mitra kerja PDAM agar mampu meningkatkan pelayanan pada masyarakat lebih baik lagi. Pendapatan itu nomor dua, yang utama itu pelayanan. Itu intinya dalam kunjungan kami ke PDAM Tirta Raharja," kata Ir. Aep Dedi, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, mewakili Ketua Komisi B, Franiko Imam Sagita SH., MH., usai kunjungan kerja ke PDAM Tirta Raharja, di Ruang Rapat Komisi B, Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung, Soreang.

Rombongan Komisi B yang dimpimpin Ketua Komisi B, Franiko Imam Sagita, termasuk Kordinator Komisi B yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, H. Yayat Hidayat, beserta anggota, salah satunya Aep Dedi, Senin (18/12), melakukan kunjungan ke PDAM Tirta Raharja, perusahaan air minum milik BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Pemkab Bandung, yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi.

Menurut Aep Dedi, perkembangan PDAM Tirta Raharja saat ini sudah bagus, termasuk manajemen maupun SDM-nya dalam pelayanan pada para pelanggannya, namun harus lebih ditingkatkan.

"Meski kita (Komisi B) salah satu tugas dan fungsinya bidang pendapatan, tetapi kita ke sana lebih menekankan pada segi pelayanan. Pelayanannya sudah baik, tapi harus lebih ditingkatkan, karena masih ada beberapa hal yang menjadi keluhan warga," tuturnya.

"Misalnya saja masyarakat sering mengeluh kalau musim hujan mestinya pasokan air lancar, tapi ini tidak. Ternyata kendalanya memang musim hujan air banyak, tapi kotor. Jadi perlu proses pengolahan yang cukup panjang," tukas Aep Dedi.

PAD Nomor Dua

Dalam kunjungannya yang diterima Direktur PDAM Tirta Raharja, kata Aep, dewan juga mendorong agar PDAM harus mengembangkan perusahaanya, sehingga kebutuhan air bersih bagi masyarakat bisa terlayani secara baik.

Saat ini masih ada sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung yang belum terlayani sambungan PDAM. Misalnya Kecamatan Paseh, meski berada di dataran tinggi, ternyata membutuhkan air PDAM.

Aep Dedi mengatakan,, saat ini PDAM Tirta Raharja mengalami perkembangan yang cukup baik.  Misalnya untuk cakupan pelayanan saat ini mencapai 69,92 % di wilayah Kabupaten Bandung, 17,59% di wilayah Kota Cimahi, dan 12,49% di Kabupaten Bandung Barat. Dengan realisaai sambungan per triwulan III memcapai 89.935 sambungan di 34 kecamatan  dari 50 kecamatan yang ditargetkan. Tinggal 16 kecamatan yang belum terlayani jaringan.

Dari segi pendapatan,  PDAM ini terus mengalami peningkatan. Hingga triwukan III 2017 total aset (nilai perolehan) mencapai  316,2251,782 (× 1.000). Sedangkan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) untuk Kabupaten Bandung, sampai Desember 2017 mencapai Rp26,750 miliar.

"Kaitan PAD ini kita juga dorong, tapi jangan sampai PAD besar, sementara pelayanan pada masyarakat kurang. Ini kami tidak mau. Kami ingin dua sisi ini harus balance dan pelayanan itu lebih penting, PAD nomor dua, karena bila pelayanan baik, maka PAD juga bisa meningkat," papar Aep Dedi.

Dewan sendiri berharap, PDAM terus melakukan sosialisasi untuk mengembangkan perusahaanya. Terutama untuk proses pemasangan baru yang harus berkelompok minimal 200 orang atau 300 orang, dengan mengajukan proposal pada PDAM.

"Kenapa harus berkelompok dan tidak langsung, karena pemasangan instalasi mahal, diharapkan dengan berkelompok bisa langsung ready," tutur Aep Dedi.* deddyra

 

 

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    14 Juli 2018 | 14:12 WIB

    Pemkab Bandung Lepas 2.582 Calon Jemaah Haji

    SOREANG, (WN.net) -- Pemerintah Kabupaten Bandung melepas 2.582 orang calon jemaah haji untuk diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah musim haji tahun 2018. Para tamu Alloh itu dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten ...

  • Pemerintahan
    11 Juni 2018 | 11:33 WIB

    Perizinan di Kabupaten Bandung Belum Terintegrasi

    SOREANG, (WN.net) -- Pelayanan perizinan di Dinas Perizinan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPPMPTS) Kabupaten Bandung dinilai belum terintegrasi dengan dinas teknis. "Kendala di kita itu perizinan belum terintegrasi, ...

  • Pemerintahan
    02 Juni 2018 | 19:21 WIB

    Wabup Bandung Soroti Pencemaran Lingkungan

    BANDUNG, (WN.net) - Makin beratnya pencemaran lingkungan, terutama akibat pumbuangan limbah berbahaya dan sampah ke sungai, mendapat perhatian serius Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan.  Pencemaran terhadap sungai, kata Gun ...

  • Pemerintahan
    30 Mei 2018 | 15:15 WIB

    Rutilahu di Kabupaten Bandung Masih Tinggi

    SOREANG, (WN.net) -- Penduduk yang masih memiliki rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bandung ternyata masih tinggi. Sejak tahun 2010, di Kabupaten Bandung tercatat ada 22 ribu rutilahu yang ...

  • Pemerintahan
    29 Mei 2018 | 22:45 WIB

    LKPD Jabar Kembali Raih Opini WTP

    BANDUNG, (WN.net) – Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017 Provinsi Jawa Barat kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Opini WTP kali ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net