Wibawa News


  • 31 Desember 2017 | 00:03 WIB
  • 00093 Kali Dilihat

Dewan Minta PDAM Utamakan Pelayanan

 Dewan Minta PDAM Utamakan Pelayanan

SOREANG, (WN.net) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung meminta agar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami tekankan pada mitra kerja PDAM agar mampu meningkatkan pelayanan pada masyarakat lebih baik lagi. Pendapatan itu nomor dua, yang utama itu pelayanan. Itu intinya dalam kunjungan kami ke PDAM Tirta Raharja," kata Ir. Aep Dedi, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, mewakili Ketua Komisi B, Franiko Imam Sagita SH., MH., usai kunjungan kerja ke PDAM Tirta Raharja, di Ruang Rapat Komisi B, Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung, Soreang.

Rombongan Komisi B yang dimpimpin Ketua Komisi B, Franiko Imam Sagita, termasuk Kordinator Komisi B yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, H. Yayat Hidayat, beserta anggota, salah satunya Aep Dedi, Senin (18/12), melakukan kunjungan ke PDAM Tirta Raharja, perusahaan air minum milik BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Pemkab Bandung, yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi.

Menurut Aep Dedi, perkembangan PDAM Tirta Raharja saat ini sudah bagus, termasuk manajemen maupun SDM-nya dalam pelayanan pada para pelanggannya, namun harus lebih ditingkatkan.

"Meski kita (Komisi B) salah satu tugas dan fungsinya bidang pendapatan, tetapi kita ke sana lebih menekankan pada segi pelayanan. Pelayanannya sudah baik, tapi harus lebih ditingkatkan, karena masih ada beberapa hal yang menjadi keluhan warga," tuturnya.

"Misalnya saja masyarakat sering mengeluh kalau musim hujan mestinya pasokan air lancar, tapi ini tidak. Ternyata kendalanya memang musim hujan air banyak, tapi kotor. Jadi perlu proses pengolahan yang cukup panjang," tukas Aep Dedi.

PAD Nomor Dua

Dalam kunjungannya yang diterima Direktur PDAM Tirta Raharja, kata Aep, dewan juga mendorong agar PDAM harus mengembangkan perusahaanya, sehingga kebutuhan air bersih bagi masyarakat bisa terlayani secara baik.

Saat ini masih ada sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung yang belum terlayani sambungan PDAM. Misalnya Kecamatan Paseh, meski berada di dataran tinggi, ternyata membutuhkan air PDAM.

Aep Dedi mengatakan,, saat ini PDAM Tirta Raharja mengalami perkembangan yang cukup baik.  Misalnya untuk cakupan pelayanan saat ini mencapai 69,92 % di wilayah Kabupaten Bandung, 17,59% di wilayah Kota Cimahi, dan 12,49% di Kabupaten Bandung Barat. Dengan realisaai sambungan per triwulan III memcapai 89.935 sambungan di 34 kecamatan  dari 50 kecamatan yang ditargetkan. Tinggal 16 kecamatan yang belum terlayani jaringan.

Dari segi pendapatan,  PDAM ini terus mengalami peningkatan. Hingga triwukan III 2017 total aset (nilai perolehan) mencapai  316,2251,782 (× 1.000). Sedangkan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) untuk Kabupaten Bandung, sampai Desember 2017 mencapai Rp26,750 miliar.

"Kaitan PAD ini kita juga dorong, tapi jangan sampai PAD besar, sementara pelayanan pada masyarakat kurang. Ini kami tidak mau. Kami ingin dua sisi ini harus balance dan pelayanan itu lebih penting, PAD nomor dua, karena bila pelayanan baik, maka PAD juga bisa meningkat," papar Aep Dedi.

Dewan sendiri berharap, PDAM terus melakukan sosialisasi untuk mengembangkan perusahaanya. Terutama untuk proses pemasangan baru yang harus berkelompok minimal 200 orang atau 300 orang, dengan mengajukan proposal pada PDAM.

"Kenapa harus berkelompok dan tidak langsung, karena pemasangan instalasi mahal, diharapkan dengan berkelompok bisa langsung ready," tutur Aep Dedi.* deddyra

 

 

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    20 April 2018 | 14:27 WIB

    Kecamatan Majalaya Juara LCC Kampung KB

    SOREANG, (WN.net) -- Kecamatan Majalaya akhirnya keluar sebagai juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kampung KB Sabilulungan, menyisihkan 30 peserta lainnya. LCC yang berlangsung di Gedung Dewi Sartika, Kamis (19/4/2018), itu ...

  • Pemerintahan
    18 April 2018 | 16:34 WIB

    Atet: Tak Ada Pungutan PTSL

    SOREANG, (WN.net) -- Kepala ATR/BPN Kabupaten Bandung, Atet Gandjar Muslihat, M.Si., mengatakan tidak menutupkemungkinan pungutan liar terhadap pemohon sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh oknum di tingkat bawah. ...

  • Pemerintahan
    18 April 2018 | 16:08 WIB

    Pemprov Jabar-Komnas HAM, Tandatangani Kerja Sama

    BANDUNG, (WN.net) -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menandatangani kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), di Gedung Sate Bandung, Selasa (17/4/2018). Kerja sama yang ...

  • Pemerintahan
    07 April 2018 | 19:44 WIB

    Aturan Izin Lokasi KBU Membingungkan

    SOREANG, (WN.net) -- Persoalan Kawasan Bandung Utara (KBU) selama ini mesih pelik dan dilematis. Terutama soal titik batas wilayah yang masuk zona KBU, serta penerbitan izin bagi para pemohon yang ...

  • Pemerintahan
    07 April 2018 | 18:23 WIB

    Jelang Purnabakti, Aher Raih Adi Paripurna Bhakti

    JAKARTA, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), mendapat penghargaan berkat pengabdiannya selama sepuluh tahun menjadi gubernur. Kali ini, Adi Paripurna Bhakti melengkapi koleksi prestasinya yang ke-265. Adi Paripurna Bhakti ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net