Wibawa News


  • 07 Januari 2018 | 11:52 WIB
  • 00087 Kali Dilihat

Tolak LGBT Di Indonesia, API Datangi DPRD Jabar

 Tolak LGBT Di Indonesia,  API Datangi DPRD Jabar
API Jabar melakukan aksi penolakan terkait gerakan Lesbian Gay Bisex Transgender (LGBT) di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jumat (29/12/2017).*

BANDUNG, (WN.net) -- Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar melakukan aksi penolakan terkait gerakan Lesbian Gay Bisex Transgender (LGBT) di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jumat (29/12/2017). Dalam aksinya massa mendesak Pemerintah Pusat untuk menolak secara tegas segala bentuk gerakan LGBT di Indonesia.

Ketua API Jabar, Asep Syaripudin, menjelaskan terkait aksi ini adalah sebagai bentuk desakan kepada pemerintah untuk segera membentuk Peraturan Pengganti Undang Undang yang berisi penolakan tegas terhadap LGBT di Indonesia.

"Aksi ini dilakukan dalam rangka mendorong pemerintah pusat melalui DPRD Jabar untuk membuat undang-undang yang menyatakan secara tegas terkait pelarangang LGBT," katanya. Asep menambahkan, desakan ini merupakan bentuk kekhawatiran seluruh elemen masyarakat di Jawa Barat terkait dampak negatif yang ditimbulkan oleh gerakan LGBT tersebut.

"LGBT dapat membunuh kelangsungan hidup suatu bangsa," ujarnya.

Setelah melakukan aksi, perwakilan massa pun diterima oleh DPRD Provinsi Jawa Barat untuk selanjutnya dilakukan audiensi. Audiensi dipimpin Anggota DPRD Jabar, Sunatra, dari Fraksi Gerindra; Abdul Muiz dan Abdul Hadi Wijaya dari Fraksi PKS; dan Cucu Sugyati dari Fraksi Golkar Amanah.

"Kami menolak keras LGBT dan kami prihatin terhadap putusan MK yang menolak uji materi terhadap pasal-pasal di KUHP, sehingga menimbulkan kesan bahwa LGBT ini legal di Indonesia. Padahal LGBT sampai saat ini belum ada peraturannya yang diatur oleh undang-undang," ungkap Sunatra kepada awak media.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera mendesak supaya ada aturan pemerintahan pengganti undang-undang (Perppu).

"Karena hanya Perpu yang bisa menyelamatkan ini" ucapnya.

"Oleh karena itu, apirasi pada hari kami sambut baik. Memang saat ini LGBT ini dampaknya sudah membayakan, apalagi untuk generasi muda" jelasnya menambahkan.* kf

 

Berita Lainnya

  • Peristwa
    14 Juli 2018 | 14:10 WIB

    Pekerjaan Belum Dibayar, Puluhan Vendor Sub Kontraktor Tol Soroja Unjuk Rasa

    SOREANG, (WN.net) -- Karena kesal pengerjaan proyek Tol Soreang-Pasirkoja belum juga dibayar sejumlah vendor sub kontraktor proyek Jalan Tol Soroja melakukan aksi unjuk rasa di pintu masuk/exit Selatan, tidak jauh ...

  • Peristwa
    09 Juli 2018 | 11:57 WIB

    Cegah dan Deteksi Dini, Tugas Rayon Militer

    SOREANG, (WN.net) -- Serah terima jabatan Komandan Rayon Militer (Danramil) 0912 Soreang berlangsung haru. Apalagi dalam pisah sambut ditandai upacara adat. Jabatan Danramil 0912 Soreang, Kabupaten Bandung, diserhakanterimakan dari Mayor CBA ...

  • Peristwa
    25 Mei 2018 | 10:50 WIB

    BIJB Kertajati Beroperasi 8 Juni 2018

    MAJALENGKA, (WN.net), -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), memastikan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati resmi akan beroperasi untuk penerbangan komersial pada 8 Juni 2018. Hal tersebut dikatakannya usai ...

  • Peristwa
    25 Mei 2018 | 10:42 WIB

    BIJB Kertajati Diharapkan Berdampak Ekonomi Bagi Warga Majalengka

    MAJALENGKA, (PJO.com) -- Telah dilakukan historical flight oleh Presiden Joko Widodo dengan menggunakan pesawat Kepresidenan. Presiden Jokowi yang mendarat di BIJB pukul 09.30 pagi WIB,  Kamis (24/5/2018), yang  langsung disambut ...

  • Peristwa
    16 Mei 2018 | 00:39 WIB

    Tiga Pasar di Kabupaten Bandung Temui Dewan

    SOREANG, (WN.net) -- Secara bergiliran sejumlah pedagang di tiga pasar di Kabupaten Bandung menemui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung. Mereka berasal dari Pasar Banjaran, Pasar Sayati, dan Pasar ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net