Wibawa News


  • 07 Januari 2018 | 12:00 WIB
  • 00069 Kali Dilihat

Komisi I DPRD Jabar Soroti Pengelolaan Arsip dan Aset

 Komisi I DPRD Jabar Soroti Pengelolaan Arsip dan Aset
Komisi I DPRD Provinsi Jabar melakukan peninjauan langsung ke Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat pasca kejadian terbakarnya beberapa bagian pada kantor tersebut.*

BANDUNG, (WN.net) -- Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung ke Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat pasca kejadian terbakarnya beberapa bagian pada kantor tersebut. Setidaknya 50 persen bagian dari kantor tersebut rusak dilahap si jago merah, dan lebih dari 70 persen inventarisasi rusak akibat kejadian tersebut, serta kerugian materi ditafsir mencapai miliaran rupiah.

Ketua Komsi I DPRD Provinsi Jabar, Syahrir, dalam kesempatan tersebut mengatakan peninjauan tersebut dilakukan untuk mengetahui kronologi dan kondisi terakhir pasca terbakarnya Kantor BP2D Provinsi Jawa Barat.

"Kami melakukan komunikasi dengan BPKAD terkait apa yang dibutuhkan oleh BP2D agar dapat beroperasi sebagaimana mestinya untuk memberikan pelayanan," kata Syahrir, Selasa (3/1).

Syahrir berharap Pemprov Jabar dapat segera menyediakan pos anggaran khusus untuk penanggulangan pasca kejadian ini.

"Ke depan kita akan buat tim untuk mengakomodir kebutuhan apa saja yang dibutuhkan oleh BP2D agar dapat beroperasi kembali," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat, mengungkapkan atas kejadian ini dirinya mengimbau kepada seluruh OPD agar lebih memperhatikan terkait pengelolaan dan keamanaan arsip.

"Dengan kejadiaan ini kita belajar bahwa pengelolaan arsip di kita belum bisa dikatakan aman. Harus ada SOP bagi semua OPD dari mulai arsip berjalan harus segera diserahkan pada badan arsip" ungkapnya.

Ia pun menginginkan ke depan pengamanan arsip dapat aman dari sebab-sebab lain bahkan hingga potensi kebakaran. Untuk selanjutnya dibuat aturan yang jelas terkait pengamanan arsip.

"Kita harap ada aturan yang jelas terkait pengelolaan dan pengamanan arsip. Standard Operational Procedure, pengamanan aset termasuk asuransi harus dibuat aturan yang jelas," katanya.

Sebelemunya Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilahap Si Jago Merah, pada minggu lalu. Kobaran api melahap bagian belakang gedung yang berlokasi di Jalan Citarum, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Diduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik.* kf

Berita Lainnya

  • Peristwa
    14 Juli 2018 | 14:10 WIB

    Pekerjaan Belum Dibayar, Puluhan Vendor Sub Kontraktor Tol Soroja Unjuk Rasa

    SOREANG, (WN.net) -- Karena kesal pengerjaan proyek Tol Soreang-Pasirkoja belum juga dibayar sejumlah vendor sub kontraktor proyek Jalan Tol Soroja melakukan aksi unjuk rasa di pintu masuk/exit Selatan, tidak jauh ...

  • Peristwa
    09 Juli 2018 | 11:57 WIB

    Cegah dan Deteksi Dini, Tugas Rayon Militer

    SOREANG, (WN.net) -- Serah terima jabatan Komandan Rayon Militer (Danramil) 0912 Soreang berlangsung haru. Apalagi dalam pisah sambut ditandai upacara adat. Jabatan Danramil 0912 Soreang, Kabupaten Bandung, diserhakanterimakan dari Mayor CBA ...

  • Peristwa
    25 Mei 2018 | 10:50 WIB

    BIJB Kertajati Beroperasi 8 Juni 2018

    MAJALENGKA, (WN.net), -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), memastikan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati resmi akan beroperasi untuk penerbangan komersial pada 8 Juni 2018. Hal tersebut dikatakannya usai ...

  • Peristwa
    25 Mei 2018 | 10:42 WIB

    BIJB Kertajati Diharapkan Berdampak Ekonomi Bagi Warga Majalengka

    MAJALENGKA, (PJO.com) -- Telah dilakukan historical flight oleh Presiden Joko Widodo dengan menggunakan pesawat Kepresidenan. Presiden Jokowi yang mendarat di BIJB pukul 09.30 pagi WIB,  Kamis (24/5/2018), yang  langsung disambut ...

  • Peristwa
    16 Mei 2018 | 00:39 WIB

    Tiga Pasar di Kabupaten Bandung Temui Dewan

    SOREANG, (WN.net) -- Secara bergiliran sejumlah pedagang di tiga pasar di Kabupaten Bandung menemui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung. Mereka berasal dari Pasar Banjaran, Pasar Sayati, dan Pasar ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net