Wibawa News


  • 07 Januari 2018 | 12:06 WIB
  • 00054 Kali Dilihat

Selain Kesadaran Beragama Tinggi, Kesejahteraan Masyarakat Jabar Meningkat

 Selain Kesadaran Beragama Tinggi, Kesejahteraan Masyarakat Jabar Meningkat
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan. * ist.

BANDUNG, (WN.net) -- Jemaah haji asal Jawa Barat yang menunggu atau waiting list untuk diberangkatkan terus meningkat setiap tahunnya. Menyikapi hal tersebut, Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan bahwa kuota pemberangkatan jemaah haji dibatasi oleh Pemerintah Arab Saudi. Ini tidak hanya dialami oleh Indonesia, namun juga dialami oleh negara-negara lain, karena didasarkan pada kemampuan dan kapasitas jemaah yang terbatas di Tanah Suci.

Pemerintah Arab Saudi memberikan kuota sebanyak 210 ribu jemaah untuk Indonesia setiap tahunnya. Batas kuota ini dibagi-bagi ke seluruh daerah dan Jawa Barat menjadi provinsi tertinggi yang mendapatkan kuota 38 ribu lebih jemaah setiap tahun. Hal ini karena Jawa Barat memiliki jumlah penduduk muslim terbesar dibanding provinsi lain di Indonesia.

“Jadi memang jatah kita hanya itu. Pendaftar itu sangat banyak, antri menunggu jatah. Tapi tiap tahun yang diberangkatkan hanya 38 ribu. Nggak bisa apa-apa kita,” ujar Aher, usai Upacara Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementeriam Agama Provinsi Jawa Barat, Jalan Jenderal Sudirman Kota Bandung, Rabu (3/1/2018).

Aher pun mengajak masyarakat untuk menyadari dan mengambil hikmah banyaknya waiting list atau daftar tunggu jemaah haji di Jawa Barat. Menurut Aher, ada hal lain yang perlu dianalisis. Hal pertama, kesadaran beragama masyarakat kita semakin tinggi. Ke dua, meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Kesadaran beragama di kita sangat tinggi. Dulu ‘kan jarang yang mau ibadah haji. Tetapi sekarang luar biasa jumlahnya sampai waiting list hingga 12 tahun, 13 tahun. Ini menunjukkan bahwa kesadaran bergama sangat luar biasa. Betul-betul agama masuk merasuk ke ruang kepribadian kita, khususnya masyarakat Jawa Barat,” ucap Aher.

“Hal ke dua, ini menunjukkan bahwa bangsa kita, termasuk masyarakat Jabar meningkat kesejahteraannya. Sebab kalau tidak sejahtera, tidak bisa berangkat haji. Itu yang paling penting,” pungkasnya.* kf

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    20 April 2018 | 14:27 WIB

    Kecamatan Majalaya Juara LCC Kampung KB

    SOREANG, (WN.net) -- Kecamatan Majalaya akhirnya keluar sebagai juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kampung KB Sabilulungan, menyisihkan 30 peserta lainnya. LCC yang berlangsung di Gedung Dewi Sartika, Kamis (19/4/2018), itu ...

  • Pemerintahan
    18 April 2018 | 16:34 WIB

    Atet: Tak Ada Pungutan PTSL

    SOREANG, (WN.net) -- Kepala ATR/BPN Kabupaten Bandung, Atet Gandjar Muslihat, M.Si., mengatakan tidak menutupkemungkinan pungutan liar terhadap pemohon sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh oknum di tingkat bawah. ...

  • Pemerintahan
    18 April 2018 | 16:08 WIB

    Pemprov Jabar-Komnas HAM, Tandatangani Kerja Sama

    BANDUNG, (WN.net) -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menandatangani kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), di Gedung Sate Bandung, Selasa (17/4/2018). Kerja sama yang ...

  • Pemerintahan
    07 April 2018 | 19:44 WIB

    Aturan Izin Lokasi KBU Membingungkan

    SOREANG, (WN.net) -- Persoalan Kawasan Bandung Utara (KBU) selama ini mesih pelik dan dilematis. Terutama soal titik batas wilayah yang masuk zona KBU, serta penerbitan izin bagi para pemohon yang ...

  • Pemerintahan
    07 April 2018 | 18:23 WIB

    Jelang Purnabakti, Aher Raih Adi Paripurna Bhakti

    JAKARTA, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), mendapat penghargaan berkat pengabdiannya selama sepuluh tahun menjadi gubernur. Kali ini, Adi Paripurna Bhakti melengkapi koleksi prestasinya yang ke-265. Adi Paripurna Bhakti ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net