Wibawa News


  • 07 Januari 2018 | 12:06 WIB
  • 00034 Kali Dilihat

Selain Kesadaran Beragama Tinggi, Kesejahteraan Masyarakat Jabar Meningkat

 Selain Kesadaran Beragama Tinggi, Kesejahteraan Masyarakat Jabar Meningkat
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan. * ist.

BANDUNG, (WN.net) -- Jemaah haji asal Jawa Barat yang menunggu atau waiting list untuk diberangkatkan terus meningkat setiap tahunnya. Menyikapi hal tersebut, Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan bahwa kuota pemberangkatan jemaah haji dibatasi oleh Pemerintah Arab Saudi. Ini tidak hanya dialami oleh Indonesia, namun juga dialami oleh negara-negara lain, karena didasarkan pada kemampuan dan kapasitas jemaah yang terbatas di Tanah Suci.

Pemerintah Arab Saudi memberikan kuota sebanyak 210 ribu jemaah untuk Indonesia setiap tahunnya. Batas kuota ini dibagi-bagi ke seluruh daerah dan Jawa Barat menjadi provinsi tertinggi yang mendapatkan kuota 38 ribu lebih jemaah setiap tahun. Hal ini karena Jawa Barat memiliki jumlah penduduk muslim terbesar dibanding provinsi lain di Indonesia.

“Jadi memang jatah kita hanya itu. Pendaftar itu sangat banyak, antri menunggu jatah. Tapi tiap tahun yang diberangkatkan hanya 38 ribu. Nggak bisa apa-apa kita,” ujar Aher, usai Upacara Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementeriam Agama Provinsi Jawa Barat, Jalan Jenderal Sudirman Kota Bandung, Rabu (3/1/2018).

Aher pun mengajak masyarakat untuk menyadari dan mengambil hikmah banyaknya waiting list atau daftar tunggu jemaah haji di Jawa Barat. Menurut Aher, ada hal lain yang perlu dianalisis. Hal pertama, kesadaran beragama masyarakat kita semakin tinggi. Ke dua, meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Kesadaran beragama di kita sangat tinggi. Dulu ‘kan jarang yang mau ibadah haji. Tetapi sekarang luar biasa jumlahnya sampai waiting list hingga 12 tahun, 13 tahun. Ini menunjukkan bahwa kesadaran bergama sangat luar biasa. Betul-betul agama masuk merasuk ke ruang kepribadian kita, khususnya masyarakat Jawa Barat,” ucap Aher.

“Hal ke dua, ini menunjukkan bahwa bangsa kita, termasuk masyarakat Jabar meningkat kesejahteraannya. Sebab kalau tidak sejahtera, tidak bisa berangkat haji. Itu yang paling penting,” pungkasnya.* kf

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    17 Januari 2018 | 20:06 WIB

    PAD Kabupaten Pangandaran Naik 7 Kali Lipat

    PANGANDARAN, (WN.net) — Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), menyokong terus kabupaten bungsu di Jabar, Kabupaten Pangandaran. Sokongan terus berbuah manis, karena pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata ...

  • Pemerintahan
    12 Januari 2018 | 22:51 WIB

    Jabar Hibahkan Enam Mobil & 100 Sepeda Motor ke Polda Metro Jaya

    BANDUNG, (WN.net) -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyerahkan hibah kendaraan operasional kepada Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya. Selain untuk mendukung operasional pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Kota Bekasi, untuk mendukung ...

  • Pemerintahan
    10 Januari 2018 | 20:13 WIB

    Komitmen Pemprov Jabar Bangun Kawasan Gedebage

    BANDUNG, (WN.net) -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus melakukan pembangunan di wilayah Bandung Timur. Setelah  Stadion Bandung Lautan Api serta pencanangan pembangunan Masjid Al Jabbar, kini dicanangkan pembangunan jalan dan ...

  • Pemerintahan
    07 Januari 2018 | 12:35 WIB

    Aher Serahkan DPA Pemprov Jabar

    BANDUNG, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Pemprov Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2018. Terasa spesial, malam penyerahan ini dihibur oleh penampilan musisi ...

  • Pemerintahan
    07 Januari 2018 | 12:32 WIB

    Aher Minta Kepala OPD Pantau Penataan Anggaran

    BANDUNG, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), meminta kepada para kepala OPD di lingkungan Pemprov Jawa Barat agar memantau penataan anggaran pada organisasi yang dipimpinnya. Hal ini dimaksudkan ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net