Wibawa News


  • 07 Januari 2018 | 12:22 WIB
  • 00078 Kali Dilihat

Kemenag Diminta Tingkatkan Layanan Publik Melalui Digital

 Kemenag Diminta Tingkatkan  Layanan Publik Melalui Digital
Mewakili Presiden RI, Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, menyerahkan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya yang dianugerahkan kepada 250 pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama yang tersebar ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Ini dilakukan pada Upacara Hari Amal Bakti ke-72 Kemenag Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2018 di Kanwil Kemenag Jaabar, Jalan Jenderal Sudirman Kota Bandung, Rabu (3/1/2018).* humas jabar

BANDUNG, (WN.net)  – Kementerian Agama RI di usianya ke-72 pada tahun ini, sebagai bagian dari kelembagaan negara, diminta terus berinovasi terutama terkait dengan pelayanan publik. Dalam amanat yang dibacakan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), Menteri Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saifudin, meminta Kemenag, baik pusat maupun daerah, di seluruh Indonesia meningkatkan layanan publik melalui digitalisasi.

Pada masa kekinian, menurut Menag, tantangan bekerja semakin berat karena dunia menghadapi zaman yang cepat berubah. Lingkup masyarakat lebih luas, meliputi warga global hingga generasi digital. Tuntutan publik pun semakin tinggi, terbuka, dan spontan. Untuk itu, diperlukan sikap yang tepat dan cerdas dalam merespons tuntutan masyarakat terhadap Kementerian Agama.

“Kita semua bekerja untuk melayani rakyat dengan menggunakan sarana dan anggaran yang merupakan hak rakyat. Oleh karena itu, fokus perhatian kita jangan sekadar menyerap anggaran secara maksimal setiap tahun. Penyerapan anggaran harus diselaraskan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaatnya terasa optimal,” ujar Aher membacakan amanat Menag pada Upacara Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementeriam Agama Provinsi Jawa Barat, Jalan Jenderal Sudirman Kota Bandung, Rabu (3/1/2018).

“Di sisi lain, kita juga harus giat berinovasi agar lembaga kita terasa kekinian. Jangan sampai dianggap seperti mesin tua yang usang. Karenanya, saya harap tahun ini semua layanan di pusat dan daerah sudah dilakukan secara digital dan terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai implementasi e-Government,” lanjutnya.

Sementara itu, ditemui usai upacara peringatan HAB ke-72, Gubernur Aher mengatakan bahwa Kementerian Agama adalah kementerian yang mengayomi semua agama yang ada di Indonesia.

“Ini (Kemenag) menjadi sangat khas, karena di negara lain tidak ada Kementerian Agama, di Indonesia ada. Pertanda bahwa negeri ini negeri yang berbasis agama. Tentu saja Ketuhanan Yang Mahaesa sebagai Sila Pertama dalam Pancasila itu melekat betul dalam anak negeri dan dalam keadaan keberagamaan negeri, sehingga negeri ini negeri yang berbasis kegamaan yang sangat kuat, moralnya moral keagamaan yang sangat kuat,” tutur Aher.

“Alasannya, karena ada Kementerian Agama yang mengayomi berbagai agama yang ada, karena agama itu sumber moral, sumber semua nilai, dan moral itu menjiwai ketatanegaraan yang ada pada negeri kita,” tambahnya.

Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama 2018 mengambil Tema: “Tebarkan Kedamaian” dengan tagline “Kementeriam Agama yang Bersih dan Melayani”. Tema ini dipilih karena pada hakikatnya agama berfungsi menyemai kebaikan dan menebar kedamaian. Kedamaian adalah pesan universal semua agama kepada umat manusia. Kedamaian akan membawa kebahagiaan.

Kata Menag, kedamaian juga adalah jalan menuju kesejahteraan dan kemajuan. Kedamaian merupakan pintu maslahat bersama.

“Hanya dengan hati yang damai, sanubari kita bisa merasakan kasih sayang Tuhan yang hakiki,” ungkapnya.

Mengiringi usianya ke-72, Kementerian Agama sukses menorehkan sejumlah prestasi. Di bidang tata kelola, mendapat opini hasil audit BPK dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan kenaikan indeks penilaian reformasi birokrasi. Di bidang pelayanan haji, indeks kepuasan jemaah haji terus meningkat. Indeks kerukunan beragama berada dalam angka positif. Begitu pula dengan pelayanan nikah di KUA. Juga kenaikan pada standar mutu pendidikan agama dan keagamaan di tingkat dasar, menengah, maupun perguruan tinggi. Selain itu, Kementerian Agama dinilai sebagai penyumbang PNBP terbesar, pelapor LHKPN terbanyak serta beberapa penghargaan lainnya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“lni menunjukkan bahwa kita telah mampu bertransformasi melalui sistem yang baik. Namun, hal ini harus segera diimbangi dengan perubahan mental, cara berpikir, dan budaya kerja yang baik. Lima nilai budaya kerja tidak boleh sekadar jadi slogan, tapi harus terus terinternalisasi dalam setiap pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja. Selain itu, prinsip bersih dan melayani harus senantiasa dijunjung tinggi,” ajak Aher dalam amanat Menag.

Pada kesempatan ini, mewakili Presiden RI, Aher menyerahkan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya yang dianugerahkan kepada 250 pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama yang tersebar ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Secara simbolis, Aher memberikan penganugerahan kepada 10 (sepuluh) orang pegawai yang telah megabdi 30 tahun, 8 (delapan) orang pengabdi 20 tahun, dan 6 (enam) orang pengabdi 10 tahun. Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 117/TK/Tahun 2017 dan seterusnya yang ditetapkan di Jakarta, 24 November 2017.* kf

 

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    14 Juli 2018 | 14:12 WIB

    Pemkab Bandung Lepas 2.582 Calon Jemaah Haji

    SOREANG, (WN.net) -- Pemerintah Kabupaten Bandung melepas 2.582 orang calon jemaah haji untuk diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah musim haji tahun 2018. Para tamu Alloh itu dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten ...

  • Pemerintahan
    11 Juni 2018 | 11:33 WIB

    Perizinan di Kabupaten Bandung Belum Terintegrasi

    SOREANG, (WN.net) -- Pelayanan perizinan di Dinas Perizinan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPPMPTS) Kabupaten Bandung dinilai belum terintegrasi dengan dinas teknis. "Kendala di kita itu perizinan belum terintegrasi, ...

  • Pemerintahan
    02 Juni 2018 | 19:21 WIB

    Wabup Bandung Soroti Pencemaran Lingkungan

    BANDUNG, (WN.net) - Makin beratnya pencemaran lingkungan, terutama akibat pumbuangan limbah berbahaya dan sampah ke sungai, mendapat perhatian serius Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan.  Pencemaran terhadap sungai, kata Gun ...

  • Pemerintahan
    30 Mei 2018 | 15:15 WIB

    Rutilahu di Kabupaten Bandung Masih Tinggi

    SOREANG, (WN.net) -- Penduduk yang masih memiliki rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bandung ternyata masih tinggi. Sejak tahun 2010, di Kabupaten Bandung tercatat ada 22 ribu rutilahu yang ...

  • Pemerintahan
    29 Mei 2018 | 22:45 WIB

    LKPD Jabar Kembali Raih Opini WTP

    BANDUNG, (WN.net) – Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017 Provinsi Jawa Barat kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Opini WTP kali ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net