Wibawa News


  • 29 Mei 2018 | 22:28 WIB
  • 00205 Kali Dilihat

Asian Games, Perbaikan Stadion Si Jalak Harupat Sudah 70-80%

 Asian Games, Perbaikan Stadion Si Jalak Harupat Sudah 70-80%
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bandung, Slamet Mulyana.* deddyra

SOREANG, (WN.net) -- Stadion Si Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, salah satu venue yang akan digunakan pesta besar Asian Game 2018, untuk pertandingan cabang olahraga sepak bola.

Kini stadion yang memiliki kapasitas sekitar 28 ribu penonton itu sedang dibenahi oleh pihak panitia pelaksana.

"Minggu kemarin perbaikannya baru 56 persen, sekarang sudah 70 persen, bahkan bisa 80 persen, karena listrik sudah datang, karena ME atau mekanikal itu persentasenya besar, kemarin waktu 56 persen itu karena ME belum datang," kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bandung, Selamet Mulyana, ditemui di Soreang, Senin (28/5/2018).

Pengerjaan renovasi Stadion Si Jalak Harupat ini beberapa lalu telah ditinjau Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Bupati Bandung, dan pihak terkait lainnya.

"Bahkan Sabtu lalu, profesor rumput kita undang ke Jalak Harupat untuk melihat langsung perkembangannya. Jangan sampai ahli rumput ini hanya menerima informasi laporan dan tidak melihat langsung," kata Selamet.

Hasil peninjauan, tutur Slamet, penggatian rumput sudah memenuhi persyaratan untuk pertandingan, sehingga pada waktunya nanti sudah bisa digunakan.

Rumput Stadion Si Jalak Harupat, kini diganti dengan rumput manila atau zoysia matrella yang sesuai standard badan sepak bola dunia, FIFA.

Selain mengganti rumput, fasilitas lain yang direnovasi menjelang Asian Game (Jakarta-Palembang) ini, antara lain drainase sekeliling lapangan,  perbaikan penutup saluran, penggantian goal pos (tiang gawang), perbaikan kursi terutama di vik Barat, tribun VIV, pemyediaan kursi dipabel dengan pemasangan besi baja atau plat brodes, perbaikan kebocoran tribun, ruang ganti pemain, offisial area, ataf/plafon, plester dinding, lantai keramik, instalasi air bersih lantai dasar, dan penggantian seluruh lampu sebanyak 2.000 lux.

"Semua perbaikan saat ini sudah hampir selesai, tinggal pematangan, bahkan rumput sudah dilakukan pemangkasan," kata Slamet.

Anggaran renovasi Stadion Si Jalak Harupat ini, kata Slamet, mencapai Rp33 miliar dari Kementrian PU PR.

Slemet berharap, renovasi Stadion Si Jalak Harupat tersebut bisa selesai dan bisa dilakukan uji coba pada Juli mendatang.

Untuk fasilitas penunjang, seperti akses jalan, papar Slamet, tidak masalah, karena Kabupaten Bandung sudah dibangun Jalan Tol Soroja. Bahkan venue pertandingañ di Kabupaten Bandung sangat stregis dibanding tempat yang lainnya.

Slamet berharap, semua pihak, termasuk masyarakat Kabupaten Bandung khususnya bisa turut menyukseskan event akbar ini.

"Asian Games ini bisa mendapat giliran 50 tahun sekali. Dulu kalau tidak salah tahun 1966 diselenggarakan di Indonesia, sekarang tahun 2018 berarti 52 tahun, ke depan tahun berapa, jadi kita patut bangga Si Jalak Harupat menjadi salah satu tempat penyelenggaraan Asian Games, maka tidak ada alasan untuk tidak menyuksekannya," kata Slamet Mulyana.

Di sisi lain, imbuh Slamet, diselenggarakannya Asian Games ini, diharapkan Kabupaten Bandung bisa lebih dikenal di mata internasional serta mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi Kabupaten Bandung.* deddyra

 

Berita Lainnya

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net