Wibawa News


  • 29 Mei 2018 | 22:33 WIB
  • 00048 Kali Dilihat

Mapach UPI Taklukan Gunung Semeru dan Arjuno

 Mapach UPI Taklukan Gunung Semeru dan Arjuno

BANDUNG, (WN.net) -- Mahasiswa Pecinta Alam Civics Hukum (Mapach) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung mengadakan ekspedisi ke dua gunung yang terletak di provinsi Jawa Timur, yaitu Gunung Semeru dan Arjuno. Ekspedisi dua gunung yang dinamai Edu Semar (Ekspedisi Dua Gunung Semeru dan Arjuno) pada 8-13 Mei 2018 ini  merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis Mapach ke 32.

Kegiatan ekspedisi ini juga membawa misi kemanusiaan, yakni adanya sosialisasi menumbuhkan persepektif kepada para pendaki gunung untuk memiliki kesadaran hukum dalam mendaki yang baik dengan tidak merusak alam dan juga sosialisasi kepada masyarakat di kaki gunung mengenai kesadaran memahami ideologi pancasila dan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945.

Seperti dirilis laman upi.edu, Tim ekspedisi terdiri atas 16 orang dan dibagi kedalam dua tim masing-masing terdiri dari 8 orang. Semua tim ekspedisi berangkat dari Stasiun Kiaracondong Kota Bandung pada hari Selasa 8 Mei 2018 pukul 18.00 WIB menuju stasiun Blitar dan sampai pada hari Rabu 9 Mei 2018 pukul 09.00 WIB. Perjalanan dilanjutkan ke Stasiun Malang dan sampai pada pukul 12.30 WIB. Setelah berkoordinasi dan menentukan kegiatan apa yang akan dilakukan, Tim Semeru dan Arjuno berpisah menuju base camp masing-masing.

Sebelum melakukan pendakian, kedua tim memulai gerakan masyarakat sadar hukum terlebih dahulu melalui sosialisasi terhadap para pendaki untuk berbagi informasi mengenai tips pendakian yang baik dengan tetap menumbuhkan budaya konservasi demi menjaga lingkungan alam sekitar sehingga tetap terjaga kelestariannya melalui sosialisasi Undang-Undang No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan ekosistem.

Setelah melakukan sosialisasi, pendakian Semeru dan Arjuno dimulai pada Kamis 10 Mei 2018. Perjuangan yang cukup berat bisa dilalui secara baik walaupun pendakian ini merupakan kali pertama yang dilakukan oleh kedua tim. Persiapan yang matang, perlengkapan yang cukup dan manajemen perjalanan yang baik telah menunjang pendakian untuk bisa bertahan dalam segala kondisi. Kedua tim ekspedisi berhasil mencapai puncak masing-masing gunung dengan diliputi rasa bangga dan suasana haru. Kedua tim kembali ke Base Camp pada Sabtu 12 Mei 2018. Pada Minggu pagi kedua tim bertemu di Stasiun Malang untuk kembali ke Bandung. Pada pukul 03.00 WIB kedua tim berhasil sampai di Bandung dengan selamat dan sehat.* wnn

Berita Lainnya

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net