Wibawa News


  • 02 Juni 2018 | 19:21 WIB
  • 00082 Kali Dilihat

Wabup Bandung Soroti Pencemaran Lingkungan

 Wabup Bandung Soroti Pencemaran Lingkungan
Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan, pada acara siraman rohani dan buka bersama lintas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung, yang digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Bandung, Soreang, Jumat (1/6/2018).* deddyra

BANDUNG, (WN.net) - Makin beratnya pencemaran lingkungan, terutama akibat pumbuangan limbah berbahaya dan sampah ke sungai, mendapat perhatian serius Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan. 

Pencemaran terhadap sungai, kata Gun Gun, bukan lagi persoalan terhadap lingkungan, tetapi sangat berdampak pada nyawa manusia dan kehidupan manusia.

"Pencemaran ini bukan lagi masalah lingkungan, tetapi kemanusiaan. Bila pencemaran semakin banyak dan sungai makin berat, maka akan mengancam nyawa manusia akibat  air yang digunakan masyarakat sebagai bahan baku," kata Gun Gun Gunawan, usai acara siraman rohani dan buka bersama lintas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung, yang digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Bandung, Soreang, Jumat (1/6/2018).

Selain para kader, tampak hadir pada acara tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Jajang Rohana, dan sejumlah anggota Fraksi PKS.

Pencemaran Sungai Citarum, kata Gun Gun, terutama akibat pembuangan limbah pabrik yang kian parah sampai saat ini belum berhasil ditangani secara maksimal. Bahkan sejumlah program sudah diluncurkan pemerintah daerah, namun Sungai Citarum tetap tercemar. Untuk menangani kelestarian Sungai Citarum, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali meluncurkan program, yaitu Citarum Harum Bestari, dengan melibatkan Kodam III Siliwangi.

Gun Gun Gunawan meminta, dalam menangani pencemaran Sungai Citarum, harus ada tindakan tegas dari pihak terkait, pemerintah dan Satlak.

Bila aparat bertindak tegas, katanya, otomatis masyarakat sekitar juga akan turut peduli, mengontrol keberadaan sungai dari pencemaran.

"Warga itu akan melihat sejauh mana keteladan, ketegasan pemerintah, dan Satlak. Nanti mereka akan mengikuti, ketika kita tegas terhadap kasus-kasus pencemaran, maka masyarakat disuruh apa pun insha Alloh menurut, karena masyarakat selalu melempar pada kita, mereka yang membuang sampah ke sungai ditindak, tapi yang membuang limbah dibiarkan belum ditindak lebih jauh," jawab Gun Gun, ditanya soal keterlibatan masyarakat terkait pencemaran sungai.

Gun Gun juga berharap, bila ada ancaman dari pihak tertentu untuk meredam masyarakat terkait pencemaran, masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkanya.

"Bila ada ancaman dan sebagainya laporkan saja pada kita, akan ditindaklanjuti, karena sudah menjadi komitmen Satlak untuk masalah lingkungan ini," kata Gun Gun.* deddyra

 

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    14 Juli 2018 | 14:12 WIB

    Pemkab Bandung Lepas 2.582 Calon Jemaah Haji

    SOREANG, (WN.net) -- Pemerintah Kabupaten Bandung melepas 2.582 orang calon jemaah haji untuk diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah musim haji tahun 2018. Para tamu Alloh itu dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten ...

  • Pemerintahan
    11 Juni 2018 | 11:33 WIB

    Perizinan di Kabupaten Bandung Belum Terintegrasi

    SOREANG, (WN.net) -- Pelayanan perizinan di Dinas Perizinan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPPMPTS) Kabupaten Bandung dinilai belum terintegrasi dengan dinas teknis. "Kendala di kita itu perizinan belum terintegrasi, ...

  • Pemerintahan
    30 Mei 2018 | 15:15 WIB

    Rutilahu di Kabupaten Bandung Masih Tinggi

    SOREANG, (WN.net) -- Penduduk yang masih memiliki rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bandung ternyata masih tinggi. Sejak tahun 2010, di Kabupaten Bandung tercatat ada 22 ribu rutilahu yang ...

  • Pemerintahan
    29 Mei 2018 | 22:45 WIB

    LKPD Jabar Kembali Raih Opini WTP

    BANDUNG, (WN.net) – Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017 Provinsi Jawa Barat kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Opini WTP kali ...

  • Pemerintahan
    29 Mei 2018 | 22:43 WIB

    Lindungi Ekspresi Budaya, Jabar Revisi Perda Kekayaan Intelektual

    BANDUNG, (WN.net) -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Kekakayaan Intelektual. Perda ini  telah disetujui DPRD Jawa Barat dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jabar, Jalan ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net