Wibawa News

Berita Terbaru


  • 09 Juli 2018 | 10:06 WIB
  • 00063 Kali Dilihat

Erna: Menang-Kalah Harus Disikapi Lapang Dada

 Erna: Menang-Kalah Harus Disikapi Lapang Dada
Pelaksanaan Pilkada Serentak, khususnya di Jawa Barat berjalan aman dan kondusif.* deddyra

SOREANG, (WN.net) -- Pesta demokrasi  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur, Bupati, Walikota, secara serentan baru saja dilaksanakan. Provinsi Jawa Barat sendiri pada Rabu 27 Juli 2018  melaksanakan pemilihan pasangan gubernur dan wakilnya, termasuk pemilihan kepala daerah di sejumlah kabupaten dan kota. Tentu dalam pertarungan pemilihan kepala daerah ini ada yang menang dan yang kalah dari masing-masig kandidat pasangan calon.

Apa pun hasil pilkada serentak yang baru lalu itu, harus disikapi dengan lapang dada dan bijaksana,  baik oleh pihak pasangan calon maupun para pendukung kedua belah  pihak.

"Menang kalah dalam pilkada itu biasa, harus disikapi dengan lapang dada dan dewasa," kata anggota DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Erna Nurhasanah SPd., di Sekertariat DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, kemarin sore.

Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah intinya bukan menang-kalah, tapi tujuannya bagaimna ke depan kandidat yang terpilih harus mampu mengimplementasikan progran kerja sesuai visi misi  yang diembannya untuk kemajuan daerah. Termasuk bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat khususnya.

Pasangan calon yang terpilih, harap anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, mampu menjalankan program atau melanjutkan program yang lebih baik.

"Siapa pun yang menang, yang penting Jawa Barat bisa lebih kondusif, bisa melanjutkan program yang baik atau menambah program yang lebih baik, insha Allah yang menang itu yang terbaik," kata Anggota Komisi B ini.

Erna melihat pada pelaksanaan Pilkada Gubernur Jawa Barat pekan lalu berjalan kondusif, aman, dan tertib. Tidak seperti isu yang sempat digembor-gembokan sebelum pelaksanaan pilkada. Masyarakat sendiri sudah lebih dewasa dalam menyikapi suasana pesta demokrasi.

"Kalau melihat tiap daerah, alhamdulilah pelaksanaan pilkada aman dan kondusif. Saya sempat keliling ke peloksok desa, pilkada aman dan tertib. Ini mungkin atas peran serta semua pihak, terutama masyarakat yang menginginkan pilkada aman," paparnya.

Mengenai hasil, kata Erna, bagi PKS pihaknya menunggu hasil riil dari KPU.

"Siapa pun yang menang, baik yang diusung PKS atau bukan, itu yang terbaik. PKS sendiri sudah bekerja keras untuk memenangkan pasangan yang diusungnya. Masalah menang-kalah hal biasa yang harus disikapi dengan bijaksana," katanya.* deddyra

Berita Lainnya

  • Politik
    17 November 2018 | 11:30 WIB

    Bawaslu Jabar Temukan 42 Kasus Pelanggaran Pemilu

    SOREANG, (WN.net) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menemukan sedikitnya 42 kasus pelanggaran penyelenggaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. 42 kasus pelanggaran oleh peserta pemilu tersebut, kini mulai ...

  • Politik
    02 November 2018 | 09:02 WIB

    KPU Akan Tindak Tegas Partai yang Langgar Pasang APK

    SOREANG, (WN.net) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung bersama Badan Pengawas Pemilihan Umun (Bawaslu) akan menindak bila ada partai politik (Parpol) yang melanggar ketentuan dalam pemasangan alat peraga kampanye ...

  • Politik
    02 November 2018 | 08:59 WIB

    Bawaslu Temukan Banyak Pelanggaran APK Caleg

    SOREANG, (WN.net) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bandung menilai banyak caleg yang tidak memenuhi aturan dalam pemasangan alat peraga kampanye (APK). Hasil pengawasan panitia pengawas kecamatan (Panwascam) yang berjenjang ...

  • Politik
    29 Oktober 2018 | 08:35 WIB

    Partai Nasdem Kab. Bandung Soroti Usulan Dana Saksi Parpol dari APBN

    SOREANG, (WN.net) -- Usulan dana saksi partai politik dari APBN 2019 mendapat reaksi dari pengurus parpol di daerah. Salah satunya Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Bandung, H. ...

  • Politik
    29 Oktober 2018 | 08:31 WIB

    Anang Susanto Perjuangkan Kenaikan Insentif Linmas

    SOREANG, (WN.net) -- Insentif Linmas dinilai masih rendah, masih jauh dari upah minimum kabupaten (UMK) atau upah minimum regional (UMK). Kaitan itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kabupaten Bandung, ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net