Wibawa News

Berita Terbaru


  • 18 Juli 2018 | 13:27 WIB
  • 00111 Kali Dilihat

H. Dadan Konjala: Saya Masih Punya PR

  H. Dadan Konjala: Saya Masih Punya PR
H. Dadan Konjala.

SOREANG, (WN.net) -- Salah satu dari 55 bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk anggota DPRD Kabupaten Bandung  pada Pemilu 2019, adalah H. Dadan Konjala. Dia adalah anggota DPRD Kabupaten Bandung periode 2014-2019. Kader PDIP ini kembali mencalonkan diri karena mengaku masih punya PR (pekerjaan rumah)  pada konstituennya di daerah pemilihan  (dapil) dua Kecamatan Margahayu, Margaasih, Katapang, dan Dayeuhkolot.

Dadan juga beralasan tidak mencalonkan di DPRD Provinsi, pertama karena kebijakan partai.

“Ke dua, karena masih ada PR yang harus saya tuntaskan, khususnya dapil saya," ujar Dadan Konjala, di sela-sela pendaftaran bacaleg KPU Kabupaten Bandug, Soreang, Selasa (17/7).

"Saya ingin menuntaskan apa yang saya rasa belum selesai. Memang ketika terpilih jadi anggota DPRD, saya sebagai kader PDIP harus melepas atribut partai dan menampung  aspirasi masyarakat dan bersama-sama anggota DPRD dari partai lainnya menjadi kepanjangan tangan masyarakat. Tapi, tentu saja saya punya skala prioritas bagi titik-titik pendukung saya. Istilah Sundana mah mulang tarima," tutur  anggotà F PDIP yang lebih akrab disapa Abah ini.

Dadan Konjala mengatakan, pendaftaran bacaleg dari PDIP untuk anggota DPRD periode 2019-2024  sesuai tambahan jumlah kursi anggota DPRD Kabupaten Bandung dari 50 menjadi 55 kursi. Tambahan tersebut bukan berarti peluang untuk jadi anggota dewan mudah, tetapi saingan sangat ketat.

"Di intern partai saja kita sudah sangat ketat. Saya di dapil dua yang meliputi Kecamatan Margahayu, Margaasih, Dayeuhkolot, dan Katapang dengan sesama partai sudah sangat ketat. Apalagi dengan luar partai, di dapil 2 ini ada delapan anggota dewan," ujar anggota komisi D.

Sementara itu, Atin Nurhayati dari Partai Hanura datang bersama rombongan yang tiba untuk mendaftar ke KPU sekitar pukul 15.00. Dia mengaku baru kali ini mencalonkan diri jadi anggota dewan.

"Insha Alloh saya akan mendaftarkan diri menjadi bakal calon dari Partai Hanura. Mudah-mudahan lolos," kata Atin.

Atin mengatakan, dari 55 bacaleg dari Partai Hanura, ada 30 persen calon wanita, termasuk dirinya. "Saya optimis mudahan-mudahan bisa lolos terpilih menjadi anggota DPRD, untuk menyuarakan kaum perempuan," katanya.

Kursi Partai Hanura di DPRD pada periode 2014-2019 hanya satu kursi, diharapkan, kata Cecep, kader Paratai Hanura Kabupaten Bandung, pada 2019-2024 bisa bertambah.

"Target kita sekitar 20 persen atau satu fraksi kursi di DPRD Kabupaten Bandung," katanya saat mendapingi Atin.* deddyra

 

Berita Lainnya

  • Politik
    17 November 2018 | 11:30 WIB

    Bawaslu Jabar Temukan 42 Kasus Pelanggaran Pemilu

    SOREANG, (WN.net) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menemukan sedikitnya 42 kasus pelanggaran penyelenggaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. 42 kasus pelanggaran oleh peserta pemilu tersebut, kini mulai ...

  • Politik
    02 November 2018 | 09:02 WIB

    KPU Akan Tindak Tegas Partai yang Langgar Pasang APK

    SOREANG, (WN.net) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung bersama Badan Pengawas Pemilihan Umun (Bawaslu) akan menindak bila ada partai politik (Parpol) yang melanggar ketentuan dalam pemasangan alat peraga kampanye ...

  • Politik
    02 November 2018 | 08:59 WIB

    Bawaslu Temukan Banyak Pelanggaran APK Caleg

    SOREANG, (WN.net) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bandung menilai banyak caleg yang tidak memenuhi aturan dalam pemasangan alat peraga kampanye (APK). Hasil pengawasan panitia pengawas kecamatan (Panwascam) yang berjenjang ...

  • Politik
    29 Oktober 2018 | 08:35 WIB

    Partai Nasdem Kab. Bandung Soroti Usulan Dana Saksi Parpol dari APBN

    SOREANG, (WN.net) -- Usulan dana saksi partai politik dari APBN 2019 mendapat reaksi dari pengurus parpol di daerah. Salah satunya Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Bandung, H. ...

  • Politik
    29 Oktober 2018 | 08:31 WIB

    Anang Susanto Perjuangkan Kenaikan Insentif Linmas

    SOREANG, (WN.net) -- Insentif Linmas dinilai masih rendah, masih jauh dari upah minimum kabupaten (UMK) atau upah minimum regional (UMK). Kaitan itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kabupaten Bandung, ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net