Wibawa News


  • 14 Agustus 2018 | 08:59 WIB
  • 00086 Kali Dilihat

Minat Baca Kalangan Remaja Memudar

 Minat Baca Kalangan Remaja Memudar
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bandung, Tri Heru Setiati.* dedddyra

SOREANG, (WN.net) --Dewasa ini minat baca dan gemar membaca di kalangan masyarakat, tetutama generasi muda perlahan mulai memudar.

"Kondisi ini menjadi tantangan bagi kita untuk mencari terobosan dan inovasi baru untuk menumbuhkan minat baca dan budaya baca," kata Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, saat membuka Lomba Berceritera TP-PKK se Kabupaten Bandung, di Gedung Korpri Kabupaten Bandung, Soreang, Senin (13/8).

Melalui lomba bercerita ini, ucap Dadang, menjadi wahana untuk.menumbuhkan minat masyarakat  terutama generasi muda agar pustaka menjadi salah satu destinasi utama dalam membuka wawasan dan cakrawala. Karena itu, pembenahan perpustakaan harus ditingkatkan karena perannya sangat besar dalam mendorong kecerdasan maayarakat.

"Kami tekankan dinas perpustakaan dan kearsipan membuat terobosan agar perpustakaan menarik untuk dikunjungi. Misalnya dengan menyediakan buku bagus dan terkini, termasuk buku-buku tentang kearifan lokal dan budaya masyarakat," kata Dadang.

"Tidak hanya buku pengetahuan, tapi buku best saller, tentang budaya dan buku-buku yang sangat menarik," tambahnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bandung, Tri Heru Setiati SH.,Sp.I, mengatakan tujuan diadakannya lomba berceritera untuk kader PKK ini untuk meningkatkan budaya membaca mulai dari keluarga atau ibu yang diaharapkan bisa menggerakkan kepada keluarganya untuk berliterasi, berceritera, mendongeng, kemudian mengajak anak-anaknya atau keluarga bertamasya ke perpustakaan.

Tri mengharapkan, melalui kader PKK bisa menggerakkan ibu-ibu untuk minat baca.

"Literasi itu berawal dari rumah, terutama ibu kepada anaknya untuk bercerita, menulis, membaca. Karena gerakan literasi itu ada gerakan literasi keuarga, gerakan literasi masyarakat dan sekolah," tutur Tri di sela-sela lomba.

Karena itu, ujar Tri, dalam lomba bercerita ini materinya yang cocok untuk anak-anak, tidak ada unsur kekerasan dan pornografi, atau unsur politis. Lomba ini diselenggarakan untuk memotivasi ibu-ibu terutama kader PKK, karena PKK sebagai ujung tombak yang menunjang seluruh kegiatan.

"Insha Alloh bulan November kita akan menggelar festival literasi dan mengukuhkan bunda literasi tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa atau kelurahan. Gerakan ini dilakukan secara masif. Saat ini dari segi membaca di Kabupaten Bandung, tidak terlalu rendah, karena ada gerakan di masyarakat dan sekolah. Misalnya gerakan lima menit murid harus membaca," kata Tri.* deddyra

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    20 Oktober 2018 | 09:17 WIB

    Anggota Dewan Kaget, di Padasuka Banyak Anak Putus Sekolah

    SOREANG, (WN.net) -- Sungguh ironis dengan program pendidikan. Di zaman sekarang, ternyata masih banyak orangtua yang kurang respek terhadap pendidikan anaknya. Terutama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Di Desa ...

  • Pemerintahan
    17 Oktober 2018 | 08:33 WIB

    Anang Susanto Minta Pengguna Anggaran Kerja Lebih Serius

    SOREANG, (WN.net) -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Ir. H. Anang Susanto, MSi., meminta para pengguna anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung benar-benar bisa memanfaatkan ...

  • Pemerintahan
    16 Oktober 2018 | 08:15 WIB

    Reses, Dadan Konjala Usung Program SLRT

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota DPRD yang satu ini manfaatkan masa reses melalui program pusat kesejahteraan sosial (Puskesos) yang dibentuk melalui sistem layanan rujukan terpadu (SLRT). "Mengapa saya mengusung Puskesos, karena merupakan ...

  • Pemerintahan
    14 Oktober 2018 | 16:08 WIB

    Agus Syamsu Memilih Reses dengan Warga "Milenia"

    SOREANG, (WN.net) -- Setelah melakukan serangkaian kegiatan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung kini memasuki masa reses masa sidang I tahun 2018. Reses dilakukan di masing-masing daerah pemilihan ...

  • Pemerintahan
    11 Oktober 2018 | 08:39 WIB

    Sampai Detik Ini Kab. Bandung Belum Memiliki TPA

    SOREANG, (WN.net) -- Sampai detik ini Kabupaten Bandung belum memiliki tempat pembuangan akhir (TPA). Bahkan dalam setiap rapat pembahasan, seperti RKPD KUA APPS RAPBD, upaya pembangunan TPA itu selalu didiskusikan. "Saat ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net