Wibawa News


  • 14 Agustus 2018 | 09:09 WIB
  • 00173 Kali Dilihat

Soal Tunggakan Pekerjaan Tol Soroja, PT. CBS Akan Gunakan Pengeboran Beton Tol

 Soal Tunggakan Pekerjaan Tol Soroja, PT. CBS Akan Gunakan Pengeboran Beton Tol
PT. Citra Bangun Sarana (CBS) kembali bertemu dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Kamis (9/8).* deddyra

SOREANG, (WN.net) – PT. Citra Bangun Sarana (CBS) kembali bertemu dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Kamis (9/8). Rombongan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bandung ini diterima Ketua Komisi A, H. Cecep Suhendar di ruang rapat Komisi, Lantai 2, Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung, Soreang.

PT. CBS bersama sejumlah vendor  subkontraktor Proyek Jalan Tol Soreang-Pasir Koja ini tetap meminta dewan untuk memperjuangkan nasib mereka, atas tunggakan pengerjaan proyek yang sudah lama belum dibayarkan oleh PT. Wijaya Karya (Wika) sebagai konsorsium utama mega proyek yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu itu.

PT. CBS sebagai subkontraktor mengklaim tunggakan pekerjaan yang belum dibayarkan senilai Rp19 miliar. Namun pihak PT. Wika mengelak bila tunggakan yang belum dibayarkan nilainya sebesar itu. Menurut mereka masih ada salah perhitungan volume pengerjaan.

Direktur PT. CBS, Ery Rusman, berpendirian bahwa nilai pekerjaan sebesar itu sudah sesuai perhitungan matang melalui tenaga ahli.

"Kami tetap menuntut hak kami atas kerugian materil maupun nonmateril, besarnya mencapai Rp19 miliar. Itu hasil pengukuran kami berdasarkan data curah," jelas Ery Rusman, usai mediasi dengan Komisi A.

Ery menyayangkan, karena sampai saat ini tidak ada itikad baik dari PT. Wika. Padahal janji saat pertemuan dengan DPRD Kabupaten Bandung beberapa waktu silam, yang akan segera menuntas permasalahan dengan PT. CBS secapat mungkin.

"Janjinya seperti teman media ketahui, paling lambat dua mingggu akan segera diselesaikan, ternyata sekarang sudah lewat dua minggu belum juga ada keputusan," katanya.

Bila belum juga ada keputusan dari PT. Wika, kata Ery, pihaknya akan melakukan testify, yaitu pengeboran volume beton jalan tol. Testify beton tol berjarak per tiga meter dari seluruh badan tol itu dilakukan agar lebih adil dan akurasi 100 persen.

"Agar lebih adil dan akurasi seratus persen harus melalui testify. Kami juga telah konsultasi dengan Puslitbang agar lebih akurat harus melalui testify," kata Ery.

Untuk permasalahan ini, tutur dia, sepenuhnya menyerahkan kepada dewan.

"Kami menunggu hasil dari keputusan dewan," tuturnya.

Dewan sebagaimana dikatakan Ketua Komisi A, Cecep Suhendar, berharap permasalahan ini segera selesai. Dewan sendiri kemungkinan besar akan segera memanggil PT. Wika.

Sebelumnya, PT. Wika membantah pemberitaan yang menyatakan tidak membayarkan tagihan subkon PT. CBS.

"Kami harus mengklarifikasi atas pemberitaan media massa soal tuntutan subkon PT. CBS. Tidak benar kalau PT. Wika tidak akan membayar. Ini hanya sisa yang sudah dibayarkan, kami belum membayar seluruhnya karena masih belum clear-nya perbedaan perhitungan, karena dalam perjanjian sebuah bisnis perlu ada kesepakatan dari satu data yang digunakan," kata Fuji Haryadi, GM Legal PT. Wika, kepada wartawan.

Menurut Fuji, masalah perhitungan volume pekerjaan, dalam kontrak perhitungan berdasarkan perhitungan padat, namun itu perhitungan awal menuju curah.

"Yang dipermasalahkan bukan perhitungan volume pekerjaan dari padat ke curah, tapi curah yang akan dikonversi. Tindak lanjutnya kami akan instens dengan sub kami untuk menyelesaikan masalah ini menjadi win-win solution agar bisa dipertanggungjawabkan kedua belah pihak," katanya.* deddyra

 

Berita Lainnya

  • Peristwa
    19 Juni 2019 | 12:14 WIB

    Pacantells, Masuk Top 99 Inovasi Nasional

    SOREANG, (WN.net) -- Taman edukasi lalu-lintas yang memiliki nama lengkap Pangulinan Cacah Menak – Taman Edukasi Lalu Lintas Sabilulungan (Pacantells), mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional dan berhasil ...

  • Peristwa
    18 Juni 2019 | 12:17 WIB

    Di HUT KBB ke 12, Kesbangpol Undang LSM & Ormas

    KBB, (WN.net) -- Pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dipusatkan di Plaza Kantor Pemerintah Kabupaten Bandung Barat  dengan tema “Melalui momentum hari jadi ke 12 ...

  • Peristwa
    30 Mei 2019 | 15:29 WIB

    Dishub Kab. Bandung Siagakan 300 Personil Amankan Jalur Mudik

    SOREANG, (WN.net) -- Dalam pengamanan arus mudik lebaran, Idul Fitri 1440 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menerjunkan sedikitnya 300 personil terdiri atas petugas lapangan sebanyak 250 personil dan petugas ...

  • Peristwa
    29 Mei 2019 | 06:23 WIB

    Polres Bandung Siapkan 1.201 Personel Amankan Arus Mudik dan Balik

    SOREANG (WN.net) -- Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan, mengungkapkan selain melakukan pemusnahan miras, pihaknya bersama-sama dengan jajaran TNI dan Pemkab Bandung telah mempersiapkan personil untuk pengamanan arus mudik dan balik ...

  • Peristwa
    29 Mei 2019 | 05:36 WIB

    38.500 Botol Miras Dimusnahkan

    SOREANG, (WN.net) -- Sedikitnya 38.500 botol minuman keras (miras) ilegal berbagai merek serta 425 liter tuak dimusnahkan. Pemusnahan barang bukti miras dengan digilas stoomwols itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net