Wibawa News


  • 14 Agustus 2018 | 09:09 WIB
  • 00079 Kali Dilihat

Soal Tunggakan Pekerjaan Tol Soroja, PT. CBS Akan Gunakan Pengeboran Beton Tol

 Soal Tunggakan Pekerjaan Tol Soroja, PT. CBS Akan Gunakan Pengeboran Beton Tol
PT. Citra Bangun Sarana (CBS) kembali bertemu dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Kamis (9/8).* deddyra

SOREANG, (WN.net) – PT. Citra Bangun Sarana (CBS) kembali bertemu dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Kamis (9/8). Rombongan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bandung ini diterima Ketua Komisi A, H. Cecep Suhendar di ruang rapat Komisi, Lantai 2, Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung, Soreang.

PT. CBS bersama sejumlah vendor  subkontraktor Proyek Jalan Tol Soreang-Pasir Koja ini tetap meminta dewan untuk memperjuangkan nasib mereka, atas tunggakan pengerjaan proyek yang sudah lama belum dibayarkan oleh PT. Wijaya Karya (Wika) sebagai konsorsium utama mega proyek yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu itu.

PT. CBS sebagai subkontraktor mengklaim tunggakan pekerjaan yang belum dibayarkan senilai Rp19 miliar. Namun pihak PT. Wika mengelak bila tunggakan yang belum dibayarkan nilainya sebesar itu. Menurut mereka masih ada salah perhitungan volume pengerjaan.

Direktur PT. CBS, Ery Rusman, berpendirian bahwa nilai pekerjaan sebesar itu sudah sesuai perhitungan matang melalui tenaga ahli.

"Kami tetap menuntut hak kami atas kerugian materil maupun nonmateril, besarnya mencapai Rp19 miliar. Itu hasil pengukuran kami berdasarkan data curah," jelas Ery Rusman, usai mediasi dengan Komisi A.

Ery menyayangkan, karena sampai saat ini tidak ada itikad baik dari PT. Wika. Padahal janji saat pertemuan dengan DPRD Kabupaten Bandung beberapa waktu silam, yang akan segera menuntas permasalahan dengan PT. CBS secapat mungkin.

"Janjinya seperti teman media ketahui, paling lambat dua mingggu akan segera diselesaikan, ternyata sekarang sudah lewat dua minggu belum juga ada keputusan," katanya.

Bila belum juga ada keputusan dari PT. Wika, kata Ery, pihaknya akan melakukan testify, yaitu pengeboran volume beton jalan tol. Testify beton tol berjarak per tiga meter dari seluruh badan tol itu dilakukan agar lebih adil dan akurasi 100 persen.

"Agar lebih adil dan akurasi seratus persen harus melalui testify. Kami juga telah konsultasi dengan Puslitbang agar lebih akurat harus melalui testify," kata Ery.

Untuk permasalahan ini, tutur dia, sepenuhnya menyerahkan kepada dewan.

"Kami menunggu hasil dari keputusan dewan," tuturnya.

Dewan sebagaimana dikatakan Ketua Komisi A, Cecep Suhendar, berharap permasalahan ini segera selesai. Dewan sendiri kemungkinan besar akan segera memanggil PT. Wika.

Sebelumnya, PT. Wika membantah pemberitaan yang menyatakan tidak membayarkan tagihan subkon PT. CBS.

"Kami harus mengklarifikasi atas pemberitaan media massa soal tuntutan subkon PT. CBS. Tidak benar kalau PT. Wika tidak akan membayar. Ini hanya sisa yang sudah dibayarkan, kami belum membayar seluruhnya karena masih belum clear-nya perbedaan perhitungan, karena dalam perjanjian sebuah bisnis perlu ada kesepakatan dari satu data yang digunakan," kata Fuji Haryadi, GM Legal PT. Wika, kepada wartawan.

Menurut Fuji, masalah perhitungan volume pekerjaan, dalam kontrak perhitungan berdasarkan perhitungan padat, namun itu perhitungan awal menuju curah.

"Yang dipermasalahkan bukan perhitungan volume pekerjaan dari padat ke curah, tapi curah yang akan dikonversi. Tindak lanjutnya kami akan instens dengan sub kami untuk menyelesaikan masalah ini menjadi win-win solution agar bisa dipertanggungjawabkan kedua belah pihak," katanya.* deddyra

 

Berita Lainnya

  • Peristwa
    26 September 2018 | 08:51 WIB

    Puluhan Mahasiswa Demo ke DPRD Kabupaten Bandung

    SOREANG, (WN.net) -- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Bandung melakukan aksi demo ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung. Mereka menuntut berbagai hal ...

  • Peristwa
    09 September 2018 | 15:09 WIB

    Pasar Ikan Modern Dibangun di Soreang

    SOREANG, (WN.net) -- Konsumsi ikan di daerah Jawa dinilai masih rendah dibandingkan daerah lain di Indonesia. Ada beberapa titik yang konsumsi ikannya di bawah 20 kg perkapita pertahun. "Tahun 2017 capaian ...

  • Peristwa
    24 Agustus 2018 | 13:02 WIB

    DKM Al-Haq Sebar 3.200 Bungkus Daging Qurban

    BANDUNG, (WN.net) -- Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Haq yang diketuai H. Yeyet Rustandar memotong 10 ekor sapi qurban, usai menyelenggarakan solat Idul Adha di halaman Kampus Yayasan Pendidikan Al-Haq, Kecamatan ...

  • Peristwa
    21 Agustus 2018 | 14:23 WIB

    Objek Wisata Cimanggu Masih Begitu-Begitu Saja

    SOREANG, (WN.net) -- Indahnya panorama alam pemandian air panas Cimanggu, yang berada di kawasan Desa Cimanggu, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, membuat pengunjung betah untuk melepas kepenatan. Tempat wisata yang sudah ...

  • Peristwa
    01 Agustus 2018 | 15:06 WIB

    Pembebasan Lahan Proyek KCJB Wilayah Kabupaten Bandung Baru 79%

    SOREANG, (WN.net) -- Proses ganti rugi tanah untuk pembangunan proyek kereta cepat di wilayah Kabupaten Bandung, saat ini masih terkendala kesepakatan harga ganti kerugian antara warga pemilik lahan dengan tim ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net