Wibawa News


  • 21 Agustus 2018 | 14:23 WIB
  • 00169 Kali Dilihat

Objek Wisata Cimanggu Masih Begitu-Begitu Saja

 Objek Wisata Cimanggu Masih Begitu-Begitu Saja
PENGUNJUNG Objek Wisata Pemandian Air Panas Cimanggu, Rancabali, kawasan Ciwidey, Kabupaten Bandung, cukup ramai. * deddyra

SOREANG, (WN.net) -- Indahnya panorama alam pemandian air panas Cimanggu, yang berada di kawasan Desa Cimanggu, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, membuat pengunjung betah untuk melepas kepenatan. Tempat wisata yang sudah berdiri puluhan tahun ini, cukup membuat pengunjung terpesona oleh suasana dan kesejukan alamnya.

Pengunjung selain bisa menikmati panorama alam, bisa melepas ketegangan dengan mandi air hangat di kolam pamandian yang telah disediakan. Tidak hanya itu, di pemandian Cimanggu ini pengunjung bisa melepas lelah di tempat pengginapan, bersantai dengan perahu kano, dan adu ketangkasan latihan menembak di anjungan shoting target, dan anjungan lainnya.

Namun disayangkan, tempat wisata pemandian air panas yang berada di kawasan Perhutani ini terkesan belum ada pengembangan pengelolaan. Meski sudah puluhan tahun, Cimanggu masih beigitu-begitu saja. Fasilitas pendukung masih itu-itu saja alias jalan di tempat.

"Iya Cimanggu masih tetap seperti ini, tetap begini-begini saja," aku Aji Sulaemana, pengelola Wisata Pemandian Air Panas Cimanggu, didampingi petugas pemantau, Tata, ketika berbincang dwngan WN.net di ruang kerjanya, pekan lalu.

Aji Sulaeman menuturkan, untuk pengembangan pengelolaan butuh dana besar dan ada pengembang yang mau berinvestasi di tempat wisata ini.

"Ada beberapa pengembang yang datang, namun hingga saat ini belum terwujud," tutur Aji.

Tempat wisata milik Perhutani ini cukup dikenal bukan saja bagi wisatawan lokal, namun pengunjung dari luar daerah, terutama Jakarta.

"Kalau turis asing memang jarang ada ke sini, karena mereka tidak begitu suka mandi air panas, tetapi lebih pada pemandangan alam, seperti Kawah putih," papar Aji.

Jumlah pengunjung di tempat rekreasi ini setiap harinya cukup padat, terutama pada hari libur atau hari raya. Kebanyakan mereka datang ke Cimanggu untuk berenang di kolam pemandian air panas.

"Pengunjung ramainya setiap hari libur, terutama hari raya. Kalau hari biasa seperti begini, apalagi sekarang kan Agustus-an jadi pengunjung juga kurang," timpal Tata, petugas polsek yang diperbantukan untuk memantau kawasan wisata.

Aji mengatakan, jumlah pengunjung bergantung pada banyaknya tiket yang terjual, dengan harga tiket masuk antara Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu.

Sementara menurut salah seorang pengunjung, Lilis, tempat wisata ini cukup menarik, namun perlu penataan lebih baik lagi.

"Terutama tempat parkir belakang yang masih belum ditata. Tempat parkiran sudah lama belum diperbaiki, belum tersentuh aspal atau beton, sehingga bila musim kemarau berdebu, kala musim hujan becek. Kemudian warung-warung juga terkesan kumuh," kata Lilis yang mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke Cimanggu.

Salah seorang penjual minuman dan makanan di sekitar parkiran, mengaku pada hari-hari biasa dagangannya sepi.

"Ramainya pas hari libur dan hari raya. Kalau hari biasa omset menurun drastis, itu pun bila dagangannya asongan atau dijajakan langsung ke pengunjung, belum lagi harus bayar sewa tempat Rp 100 ribu per bulannya," kata Babab (55), bapak dari dua anak dan sudah 17 tahun berjualan di tempat rekreasi tersebut.* deddyra

Berita Lainnya

  • Peristwa
    23 April 2019 | 12:34 WIB

    Puluhan Perawat RSUD Soreang Pertanyakan Insentif

    SOREANG, (WN.net) -- Puluhan pegawai dan perawat atau tenaga para medis Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Soreang, Kabupaten Bandung, melakukan aksi demo. Mereka berkumpul di depan  halaman Gedung RSUD Soreang, ...

  • Peristwa
    01 April 2019 | 08:18 WIB

    Buntut Unjuk Rasa, Kades Laporkan 4 Warganya ke Kantor Polisi

    KBB, (WN.net) -- Kepala Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, melaporkan empat orang warganya ke pihak kepolisian. Laporan Kepala Desa Citalem, Sopian Mauludin ini, diduga sebagai buntut aksi unjuk ...

  • Peristwa
    31 Maret 2019 | 08:16 WIB

    Hujan dan Angin Kencang Rusak 19 Rumah di Desa Citalem

    KBB, (WN.net) -- Hujan besar disertai angin kencang yang mengguyur sejak sore hari, Jumat (29/3-2019) di wilayah Cipongkor, Kabupaten Bandung, telah memorak-porandakan sejumlah rumah dan menumbangkan pepohonan. Hujan disertai angin puyuh, ...

  • Peristwa
    29 Maret 2019 | 20:36 WIB

    Polres Bandung Beri Pengamanan Khusus di Enam Titik Rawan TPS

    SOREANG, (WN.net) -- Kapolres Bandung AKBP, Indra Hermawan, mengatakan ada enam wilayah titik rawan tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Bandung pada pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 17 April 2019, yaitu ...

  • Peristwa
    27 Maret 2019 | 13:52 WIB

    Teddy: PMI Ringankan Penderitaan Masyarakat

    SOREANG, (WN.net) -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Teddy Kusdiana, mengatakan hadirnya PMI sebagai mitra pemerintah menjadi bagian dari terlaksananya tugas-tugas sosial kemanusiaan. Menurut Teddy, dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, diharapkan optimalisasi ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net