Wibawa News


  • 17 Juli 2019 | 02:13 WIB
  • 00081 Kali Dilihat

Kabupaten Bandung, Tuan Rumah Porpamnas 2019

 Kabupaten Bandung, Tuan Rumah Porpamnas 2019
Bupati Dadang Naser di sela-sela acara Pembukaan Porpamnas VI Tahun 2019 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Institut Teknologi Bandung (ITB) Kota Bandung, Senin (15/7/2019).

SOREANG, (WN.net) - Kabupaten Bandung bersama Kota Bandung, menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Perusahaan Air Minum Nasional (Porpamnas) VI Tahun 2019. Event olahraga antarkaryawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) itu akan berlangsung pada 16-18 Juli.


Dalam siaran pers yang disampaikan Bagian Humas dan Ptotokol Setda Pemkab Bandung, disebutkan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung dan PDAM Tirtawening Kota Bandung akan menjadi panitia pelaksanaan pekan olahraga yang mempertandingkan tujuh cabang olahraga (cabor) tersebut. Tujuh cabor, yaitu futsal, tenis lapangan, tenis meja, bola voli, bulu tangkis, golf, dan catur, ditambah satu kegiatan tambahan, yaitu lomba vokal.

Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, mengapresiasi gelaran Porpamnas, yang rutin dilaksanakan sebagai agenda dua tahunan Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi). Menurutnya, selain untuk hiburan, menjadi ajang silaturahmi antar karyawan PDAM se Indonesia.


“Ada lima kunci kesuksesan dalam hidup, salah satunya adalah tidak berhenti berolahraga. Olah pikir, olah zikir, olahraga itu penting. Momen Porpamnas selain sebagai ajang kompetisi dan hiburan, untuk mempererat tali silaturahmi antarkaryawan PDAM se-Indonesia,” ujar Bupati Dadang Naser di sela-sela acara Pembukaan Porpamnas VI Tahun 2019 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Institut Teknologi Bandung (ITB) Kota Bandung, Senin (15/7/2019).


Porpamnas yang dibuka secara resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI), Imam Nahrawi, diramaikan oleh 1.500 orang yang terdiri dari atlet, ofisial, serta pendukung yang merupakan karyawan dan direksi PDAM seluruh Indonesia. Sedangkan tujuh cabor yang dipertandingkan akan diikuti sebanyak 959 peserta dari 31 provinsi. Terdiri atas 622 atlet, 226 official, dan 140 pengurus kontingen.

Perhatian Pemkab Bandung terhadap dunia olahraga cukup besar, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana (sarpras). Dadang Naser menyebut, hal itu dilakukan pihaknya untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.


“Kami menyiapkan sarpras dan segala hal terkait olahraga. Terlebih untuk cabang yang punya prestasi. Stadion Si Jalak Harupat (SJH) sampai saat ini sudah tersedia 14 venue. Di setiap kecamatan juga kita dorong untuk menyediakan lapangan bola, voli, atau tenis. Bahkan saat ini kami sedang mendorong tiap desa untuk menyediakan lapangan olahraga, minimal futsal,” terang Dadang Naser.


Untuk setiap prestasi atlet asal Kabupaten Bandung lanjutnya, baik untuk ajang tingkat provinsi, nasional apalagi internasional, pemerintah daerah selalu mengakomodir untuk memberikan apresiasi. Tentunya dengan nominal yang disesuaikan dengan level prestasi dan raihan medali.

“Ini merupakan bentuk perhatian kami. Tujuannya tidak lain untuk memacu dan memotivasi atlet lainnya, agar terbangun semangat mencetak prestasi dan bisa membanggakan nama daerahnya. Untuk ajang Porpamnas ini bukan Pemkab yang menyiapkan, karena PDAM ‘kan anggarannya otonom. Alhamdulillah perusahaan daerah kami ini sehat, jadi untuk bonus atletnya diserahkan ke perusahaan,” kata Dadang didampingi Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Raharja H. Rudie Kusmayadi.** deddyra

Berita Lainnya

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net