Wibawa News


  • 06 Agustus 2019 | 15:14 WIB
  • 00058 Kali Dilihat

H. Amin, Siap Menata Kembali Desa Margahayu Selatan

 H. Amin, Siap Menata Kembali Desa Margahayu Selatan
H. Amin M. Barkah, ST.* deddyra

SOREANG, (WN.net) -- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bandung memasuki tahap pendaftaran bakal calon kepala desa.

Dalam Pilkades 2019, tercatat ada sekitar 119 desa di 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung secara serentak akan melaksanakan pesta demokrasi pada Oktober 2019.

Sepert di Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu, Panitia Pemilihan setempat, Senin (5/8), telah mwmbuka pendaftaran bagi bakal calon. Pendaftaran balon yang dimulai sejak pulkul 09.00 WIB itu hingga ditutup pukul 16.00, panitia Pilkades yang diketua Ir. A. Shofan Mukyadi itu menerina tiga balon untuk Pilkades periode 2019-2024.

Ketiga balon kades yang telah menyerahkan berkas tersebut, yaitu H. Dendi Kusdiar, ST., H. Ahmad Samsurijal, SH. (Evi), dan H. Amin M. Barkah, ST.

H. Ahmad Syamsu Rijal atau Evi pernah menjabat dua periode, 2004-2009 dan 2009-2014. Sedangkan H. Amin menjabat sebagai Kepala Desa Margahayu Selatan baru satu periode, 2014-2019, yang berakhir masa jabatannya pada Oktelober 2019. Sedangkan H. Dendi belum pernah menjabat kepala desa.

Calon patahana, H. Amin, ketika dihubungi usai mendaftarkan diri mengatakan ia kembali mencalonkan diri karena selain didorong masyarakat, niat untuk meneruskan pembangunan Des Margahayu Selatan.

"Masih ada pengajuan dari masyarakat yang harus direalisasikan, di antaranya di tahun 2019 ini sudah diprogramkan 8 titik DPL untuk memenuhi kebutuhan air warga. Saat ini yang sudah direalisasikan ada 8 titik, tapi ada pengajuan lagi dari warga. Terutama dalam musim kemarau ini sangat dibutuhkan warga," katanya.

Ke depan, tutur Amin, ada sejumlan program desa yang perlu diprioritaskan. Di antaranya normalisasi solokan di beberapa tempat untuk mengantisipasi luapan air bila musim hujan.

Amin juga bertekad untuk meneruskan  program penanggulangan sampah. Melalui sosialisasi pengelolaan sampah, sehingga warga bisa memilah sampah sejak di rumah, memisahkan sampah basah dengan kering.

"Untuk pengolaan masalah sampah ini sudah ada Unit Pengelola Sampah (UPS)  di beberapa RW, tinggal dltambah lagi," paparnya.

Selain itu, untuk memaksimalkan pelayanan pada masyarakatnya telah dibangun Kantor Kepala Desa yang representatif.

Untuk pelayanan ini, ujar Amin, pihaknya akan melakukan inovasi pelayanan, melalui pemanfaatan teknologi IT, sehingga masyarakat dapat mengakses informasinya melalui telepon seluler.

Amin mengatakan, dalam pembangunan di desanya ia berupaya untuk pemerataan di setiap RW, seperti pengerasan jalan gang, kirmir, rabat beton, serta rutilahu.* deddyra

Berita Lainnya

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net